AvePress.com

Belajar dari Komentar

Diri Ku dan Dunia

Diri ku bukanlah aku dalam bayang mu Diri ku bukanlah aku dalam hujan mu Diri ku bukanlah aku dalam angan mu Diri ku bukanlah aku

Rieke Dyah Pitaloka via https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LJnfJlZruzpTK65h9tBaE3IuFcA=/383x288/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2129504/original/061381500_1525153766-20180501-Rieke-Diah-JT1.jpg
Rieke Dyah Pitaloka via https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LJnfJlZruzpTK65h9tBaE3IuFcA=/383x288/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2129504/original/061381500_1525153766-20180501-Rieke-Diah-JT1.jpg

Diri ku bukanlah aku dalam bayang mu

Diri ku bukanlah aku dalam hujan mu

Diri ku bukanlah aku dalam angan mu

Diri ku bukanlah aku dalam hati ku

Diri ku bukanlah cantik dalam paras mata mu

Diri ku bukanlah manis dalam ingatan mu

Diri ku bukanlah nestapa dalam hidup mu

Diri ku bukanlah Cinderela dalam Takdir mu

Diri ku adalah perempuan

Bukan barang yang dapat kau nilai dengan harga

Diri ku adalah perempuan

Bukan barang yang dapat kau pilah-pilah

Diri ku adalah perempuan

Bukan peliharaan yang kau jerat kebebasannya

Diri ku adalah perempuan

Bukan budak nafsu saat kau butuhkan

Diri ku adalah perempuan

Berhati lembut dan santun tutur katanya

Diri ku adalah perempuan

Bukan lemah tak berdaya, tapi tangguh dan tak meragu

Diri ku adalah perempuan

Bukan untuk diremehkan, tapi diterima dengan kasih serta sayang

 Diri ku adalah perempuan

Yang bebas melaksana perjuangan

Diri ku adalah perempuan

Yang bebas menyampaikan gagasan

Diri ku adalah perempuan

Yang bebas untuk berkarya

Diri ku adalah perempuan

Bukan komoditas semata

Oleh; Naila Shofia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AvePress.com

Belajar dari Komentar