AveSticker

Sepi yang Fana

Nov 08 201895 Dilihat

Aku terjerat tali yang sangat panjang

Menahan ku masuk dalam jurang

Jurang yang gelap dalam mata

Erat mengikat ku hingga dalam

Ku tak tahu siapa yang mengikatnya

Dalam, sangat dalam hingga mendalam

Jatuh sendiri ku dalam kesepian

Kesepian yang fana, seperti kecupan

Kau bangun tebing yang begitu besar

Tapi, kau salahkan aku yang tak menyapa mu

Kau bangun bangunan yang kau sebut itu pagar

Tapi, kau salahkan aku yang tak melihat mu

Memang virus sepi bisa membunuhmu

Membunuh hingga ulu hati

Dia takan melihat mu dengan statusmu

Tapi, dia hanya akan melihat mu dengan beban mu

Sepi…,

Sendiri…,

Sendiri dalam fikiran, tanpa dia atau kalian…,

Oleh; Nayla Shofia

Share to

Topik Terkait

Meneroka Gadis Lentera

by Feb 24 2026

Saat terik matahari telah menampak diri Ragaku terkoyak akan gejolak yang tiada henti Jiwa yang seak...

Nelangsa Si Palu

by Feb 23 2026

Suatu ketika si Palu atau bahasa Jawanya disebut “petil atau amer”sedang merenung akan nasibnya....

Retorika Yang Terus Diulang

by Feb 18 2026

Di sudut ruang hampa sesosok manusia sedang termenung Menyeret tiap tinta pada selembar kertas usang...

Ibu

by Oct 22 2018

Kau pergi dan menaning di balik tirai Kembali dengan segenggam senyuman Tanpa seuntai kata Kau berik...

Rieke Dyah Pitaloka via https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LJnfJlZruzpTK65h9tBaE3IuFcA=/383x288/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2129504/original/061381500_1525153766-20180501-Rieke-Diah-JT1.jpg

Diri Ku dan Dunia

by Oct 12 2018

Diri ku bukanlah aku dalam bayang mu Diri ku bukanlah aku dalam hujan mu Diri ku bukanlah aku dalam ...

Sajak Jalanan

by Oct 02 2018

Puisi ku bukan puisi jalanan Bukan pula puisi sastrawan Puisi ku bukan milik gerangan Bukan pula mil...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top