Very Yudha • Apr 21 2026 • 7 Dilihat

Produksi: Genta Buana Pitaloka
Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meilia, Jill Carissa, Yuni Sulistyowati, Chairil J.M, Fitria Anwar, Irman F.R Heryana, Lilis Sugandha, Anika Hakim, Choky Andriano, Rizal Muhaimin, Lyra Virna
Sutradara: Dasri Yacob
Tahun: 2000
Kisah kembali pada kondisi di Kerajaan Malwapati, yang mana sang raja telah kembali pulih berkat pertolongan Suliwa. Sebelumnya Prabu Angling Dharma terkena tenung oleh Kashmala, hingga sukma sang prabu diculik dan dipenjara di alam gaib. Namun semuanya berhasil diselamatkan oleh Suliwa dengan batu sakti sebagai pintu yang mampu menembus alam gaib dan mengembalikan Angling Dharma ke alam fana.
Kekecewaan dan kekesalan menghinggapi Kashmala dan Nyai Durgandhini. Mereka seakan putus asa karena kembali tidak berhasil mengalahkan Angling Dharma. Namun seolah tidak kehabisan akal dan cara, keduanya tetap berusaha untuk mencelakai Prabu Angling Dharma. Kashmala lantas mempunyai rencana untuk berkomunikasi dengan gurunya, yakni Bahadur. Gurunya tersebut terkenal sakti karena pernah menghilangkan sebuah negara dengan ilmu tenung sihir phulaket.
Sesajen pun disiapkan oleh Kashmala. Japa mantra diucapkan, kemudian Bahadur datang menemuinya melalui sukma. Bahadur memberikan pesan bahwa ia akan segera menyusul Kashmala, lantaran ingin membalaskan dendam kepada murid Syekh Aliyuddin Khan dari Gujarat, yaitu Ghulam Sabir dan Jabar. Selain itu, Bahadur juga memberikan cara untuk dapat meneror Angling Dharma dengan sihir yang dimilikinya. Secepatnya Bahadur akan datang ke Malwapati untuk membantu Kashmala sebelum murid Aliyuddin Khan tiba.
Seminggu kemudian Bahadur datang untuk menemui Kashmala. Dengan gerak cepat mereka menyusun rencana untuk melakukan teror sihir kepada Angling Dharma. Namun ada sebuah salah paham yang membuat Bahadur marah kepada Durgandhini, hingga Durgandhini disihir menjadi seekor katak.
Malam harinya, Kashmala datang ke Kerajaan Malwapati untuk meneror. Bersama pasukan demit dan siluman, mereka datang dengan penuh amarah. Rakyat Malwapati menjadi korban, banyak yang mati dan rumah-rumah hancur.
Patih Batik Madrim yang sedang melakukan ronda malam mengetahui adanya huru-hara tersebut. Dengan sigap ia datang menghampiri rakyatnya bersama Suliwa. Mereka mencoba melawan Kashmala, namun akhirnya kalah dan musuh berhasil kabur.
Kejadian itu membuat Bahadur marah dan segera mengambil tindakan. Esok malam Bahadur mengirimkan sihir berupa siluman dan demit ke Malwapati. Sihir itu berwujud banaspati yang berubah menjadi demit dan siluman. Malwapati pun diselimuti ketakutan atas teror dan sihir yang dilakukan Bahadur. Banyak korban berjatuhan, baik dari rakyat maupun prajurit.
Episode kali ini memberikan pesan bahwa manusia dalam kehidupan sosial hendaknya selalu berbuat baik dan saling tolong-menolong kepada sesama. Karena setiap perbuatan jahat akan mendapatkan balasan yang setimpal. Kebenaran akan menemukan jalannya sendiri. Kejahatan tidak akan pernah menang, di mana pun dan kapan pun.
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...
Ada yang selalu terasa sedikit menegangkan dari ruang tamu saat Lebaran: bukan karena kursinya kuran...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D., Suzanna Mei...
Produksi: Genta Buana Pitaloka Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Mei...
Produksi: Genta Buana Pitaloka Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Mei...

Belum ada komentar.