Messi, Nomor 10 Klasik Terakhir di Sepakbola Modern
Ada masa ketika nomor 10 adalah pusat dari seluruh semesta sepak bola. Ia tidak berlari paling cepat. Tidak bertahan paling keras. Bahkan kadang terlihat berjalan
Belajar dari Komentar
Ada masa ketika nomor 10 adalah pusat dari seluruh semesta sepak bola. Ia tidak berlari paling cepat. Tidak bertahan paling keras. Bahkan kadang terlihat berjalan
Ada hari dimana pemimpin harus terdengar seperti sejarah. Kalimatnya panjang, suaranya menggelegar, dan pidatonya mampu membuat satu stadion berdiri lebih tegak dari biasanya. Di masa
Tidak mudah bagi anak-anak eksakta (ilmu pasti, red), untuk dapat dianggap mampu memimpin atau mengorganisir kelompok sosial dengan latar belakangnya itu. Bagaimana tidak! Dalam keseharian
Menyamakan Anies Baswedan dan Cristiano Ronaldo sebenarnya bukan ide yang aneh. Yang aneh justru keyakinan bahwa dunia ini masih membutuhkan keteraturan. Padahal, jika dunia memang
Terinspirasi lalu tenggelam dalam, karakter oposan novel Rahuvana Tattwa karya KH. Agus Sunyoto. Seorang santri berani membuang mimpi menyandang gelar sarjana. Lalu memilih jalan sunyi.
Sebagai sebuah profesi, Grader tembakau mungkin tak jamak dikenal bagi sebagian orang. Orang yang berprofesi sebagai grader bertugas menganalisis tembakau saat proses jual beli. Ia
E fructu arbor cognoscitur. Ungkapan latin yang berarti, “sebatang pohon bisa dikenali dari buahnya”. Kalimat ini paling pas untuk mengenalkan Fitri Hasanah STP, MSI, anak
Nama Amitabh Bachchan bukan sekadar milik dunia perfilman India. Ia telah menjadi bagian dari ingatan kolektif, melewati generasi, rezim, dan perubahan selera zaman. Ia bukan
Belajar dari Komentar