AveSticker

Sajak Jalanan

Oct 02 201875 Dilihat

Puisi ku bukan puisi jalanan

Bukan pula puisi sastrawan

Puisi ku bukan milik gerangan

Bukan pula milik anak zaman

Negri ku tak lagi pertiwi

Bukan berarti aku tak tau diri

Negri ku bagai pelangi

Bersandarkan awan yang tak berarti

Hay, kau… pembicara janji tanpa bukti

Alibi apa yag kau gunakan untuk negri ini

Sudahkah kau menyikat gigi

Atau, kau malah lupa dengan tanggung jawab mu ini

Uang tak lagi berguna

Karena dinasti, tak jauh berbeda

Kau raja, dan kelak anakmu menjadi raja

Kau penguasa, pun kelak anakmu tak berbeda

Sandiwara apa ini

Seolah-olah reformasi

Tapi hati tetap mati bersama empati

Toleransi tak lagi berarti

Oleh; Nayla Shofia

Share to

Topik Terkait

Meneroka Gadis Lentera

by Feb 24 2026

Saat terik matahari telah menampak diri Ragaku terkoyak akan gejolak yang tiada henti Jiwa yang seak...

Nelangsa Si Palu

by Feb 23 2026

Suatu ketika si Palu atau bahasa Jawanya disebut “petil atau amer”sedang merenung akan nasibnya....

Retorika Yang Terus Diulang

by Feb 18 2026

Di sudut ruang hampa sesosok manusia sedang termenung Menyeret tiap tinta pada selembar kertas usang...

Sepi yang Fana

by Nov 08 2018

Aku terjerat tali yang sangat panjang Menahan ku masuk dalam jurang Jurang yang gelap dalam mata Era...

Ibu

by Oct 22 2018

Kau pergi dan menaning di balik tirai Kembali dengan segenggam senyuman Tanpa seuntai kata Kau berik...

Rieke Dyah Pitaloka via https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LJnfJlZruzpTK65h9tBaE3IuFcA=/383x288/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2129504/original/061381500_1525153766-20180501-Rieke-Diah-JT1.jpg

Diri Ku dan Dunia

by Oct 12 2018

Diri ku bukanlah aku dalam bayang mu Diri ku bukanlah aku dalam hujan mu Diri ku bukanlah aku dalam ...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top