AvePress.com

Belajar dari Komentar

Negara Besar, Negara Belajar

Dunia memandangmu tertegun Sesekali tidak percaya Negerimu kini hancur Habis dilibas tiga bencana Dalam satu waktu Gempa, Tsunami dan Ancaman radiasi nuklir…   Tapi, kini

Dunia memandangmu tertegun

Sesekali tidak percaya

Negerimu kini hancur

Habis dilibas tiga bencana

Dalam satu waktu

Gempa, Tsunami dan Ancaman radiasi nuklir…

 

Tapi, kini mata dunia kembali tertegun,

Menatap dari jauh,

Bagaimna kau persiapkan evakuasi

Sepenuh hati, sungguh-sungguh

Disambut rakyat-rakyatmu yang tangguh

Tidak ada penjarahan

Tidak ada pencurian

Tidak ada perebutan bantuan

Tertib.

Tidak ada kepanikan massa

 

Kini aq sendiri yang tertegun

Bagaimana kau belajar persiapkan semua ini?

Bagaimna rakyatmu tabah menunggu tanpa berkesah?

Sama seperti mata dunia yang memandangmu dari jauh

Aq tertegun

 

Mungkin gajah di pelupuk mata memang tidak nampak

Karena di negeri ini semua masalah menjadi bias

Tanpa akhir,

Tanpa kesudahan,

Terus berulang satu tahun hingga tiga ratus tahun,

Miskin dan terus saja menjadi periferal,

Entah di sini

Atau di mata dunia

 

Dalam ketertegunan ini aki ingin belajar,

Bagaimana kau mebangun negara menjadi besar

Bahu membahu rakyat

Komitmen etika pejabat

Sampai moral di saat kau diujung krisis bencana

Kau jaga, kau pegang, seteguh hatimu menatap dunia baru

 

Ketegunan ini mungkin tidak sebanding

Saat menatap kerja kerasmu di ujung samudra

Belajar dan terus belajar,

Bahkan saat kau ditimpa petaka

Karena kau memang negara besar

Tanpa lupa semangat belajar

 

Aku ingin terus memujimu

Karena memang mulut ini lama kering akan pujian

Karena mata sulit melihat idealisme nyata

Sesekali fatamorgana kemajuan

Semakin maya di negeri ini

 

Sekali lagi, aku ingin memujimu

Terpukau oleh kerja kerasmu,

Negara paling siap menjemput kemajuan

Juga paling sigap merespon bencana

Yang mungkin berbuah kemunduran,

berpuluh tahun di negeri kami

Mampukah kami belajar sepertimu?

 

Faqih Al Asy’ari. Maret, 2011. Malang.

 

Faqih Asyari

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Tinggal di Blitar.

2 thoughts on “Negara Besar, Negara Belajar

  1. abang saya mau minta ijin make puisinya boleh???

    buat acara pray for jepang bang…
    tapi itu pun kalau saya jadi tampil….

  2. abang saya mau minta ijin make puisinya boleh???

    buat acara pray for jepang bang…
    tapi itu pun kalau saya jadi tampil….

    mohon ijin nya ya abng Faqih Al Asy’ari…
    terimakasih….
    ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AvePress.com

Belajar dari Komentar