Jejak Kupu-Kupu di Tanah yang Terluka – Membaca Mahmud Darwish dari Kacamata Ekokritik
Antologi puisi Jejak Kupu-Kupu merupakan terjemahan dari buku bahasa arab berjudul Atsarul Farasyah milik Mahmoud Darwish. Di dalamnya, Darwish tidak sekadar menulis tentang keindahan alam

