AveSticker

Gurauan Sang Mentari

Sep 07 2010370 Dilihat

Morning Sun

Jika pagi tlah tiba
Ku uuuiiiiiingin duduk bersama mentari,
yah di situ,
di sampingnya…..
Ikut tersenyum mengusir awan berarak-arak

Dia berkata, sudah sana
pergilah, kejar dan tangkaplah
rangkul dan peluklah

Namun, ku bilang pada sang mentari
Kenapa harus kukejar dan kutangkap?
Mengapa juga harus kurangkul?
Jika yang kuinginkan hanyalah,
dia bangun dan tersenyum bersamamu….

Maka, yang kulakukan….
kuambil selaksa tetes embun….
dan kusiramkan ke mukanya….
dan berkatalah aku….
bangun dan hadapi hidupmu dengan senyum….
karena mimpi tidaklah untuk dijalani….
Tabik

Sabtu, 06 Februari 2010

Gambar: http://www.sarpysam.com/plugin/tag/sunrise

Share to

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Fasilitator Pendamping Desa tertinggal.

Topik Terkait

Afrika Tidak Kehilangan Bakat, Afrika Ke...

by Jun 28 2026

Ketika membahas sepak bola Afrika, orang biasanya memulai dari tempat yang sama. Federasi yang beran...

Diantara Menjadi Dokter, Notaris, Atau G...

by Jun 18 2026

Di ruang rawat inap VVIP Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie (AWS), Samarinda. Nampak belasan orang me...

Ketika Diskusi Dibubarkan: Kampus, Demok...

by Jun 17 2026

Kemarin, sepulang dari kegiatan Pra Muscab IKA PMII di Malang, saat sedang scrolling media sosial se...

Ketika Satir Menjadi Popularitas: Dari M...

by Jun 02 2026

Dalam beberapa hari terakhir, ada satu lagu yang terus berulang terdengar di telinga saya. Anak saya...

Lele, Leluhur, dan Janji yang Terikat Wa...

by Mar 28 2026

Pecel lele. Dua kata yang lantas memunculkan bayangan: piring merah, sambal pedas mengepul, ikan hit...

JAWARA

by Mar 13 2026

Tubuh bocah kecil itu terbang jauh, saat dilemparkan lelaki tua bertubuh kekar di tengah sungai tanp...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top