AveSticker

Marginalisasi Pembangunan Bagian Selatan Pulau Jawa

Sep 29 2010894 Dilihat

Bagian utara sepanjang pulau Jawa memiliki sistem infrastruktur yang komplek dan menyeluruh sehingga memungkinkan untuk daerah di sepanjang Utara pulau Jawa berkembang dan melakukan pertumbuhan dalam hal peningkatan ekonomi. Berkembangnya infrastruktur menjadi lahan untuk berkembangnya masyarakat pada determinasi pertumbuhan. Masyarakat dapat mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi. Misal dengan dibangun akses jalan raya maka rakyat akan mencoba melakukan usaha dengan membuka warung makan/restaurant disepanjang jalan raya penghubung. Begitupun juga dengan fasilitas hotel yang bisa dikembangkan sektor swasta untuk pertumbuhan ekonomi. Secara langsung juga dengan berdirinya hotel akan menyerap tenaga kerja lokal disekitar tempat berdirinya hotel. Hal ini mengindikasikan bahwa ekonomi masyarakat menjadi tergerak dan tereduksikan kemiskinan di sekitar masyarakat.

Pembangunan infrastruktur di sepanjang pantura juga determinasi terhadap akses. Jalan raya yang lebar memudahkan dalam pengiriman distribusi consumer goods dari berbagai daerah di sepajang pantura. Ditambah lagi dibangunnya SPBU yang banyak di sepanjang pantura yang memudahkan orang dalam melakukan distribusi barang kebutuhan. Terpenuhinya barang kebutuhan masyarakat maka merupakan indikasi kehidupan masyarakat lebih baik dan juga mengalami peningkatan kualitas hidup karena masyarakat dapat menagkses dengan mudah barang kebutuhannya. Hal inilah yang akan mereduksi tingkat kemiskinan di masyarakat.

Yang menjadi permasalahan adalah dalam konteks pembangunan di pantura di pulau Jawa adalah tidak terjadi hal yang sama pada pembangunan infrastruktur yang kompleks pada konteks selatan pulau Jawa. Dalam proses pembangunannya saat ini ternyata pembangunan daerah-daerah di Jawa menyisakan perbedaan antara pembangun utara-selatan seperti dunia yang membagi utara sebagai dunia maju dan selatan sebagai dunia berkembang.  Daerah sepanjang Pantai utara pulau Jawa ibarat tanah impian. Tetapi perbedaan amat terasa di kawasan sepanjang pantai selatan Jawa yang membentang di 22 kabupaten, mulai Pandeglang, Lebak, Sukabumi, Canjur, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Kulon Progo, Bantul, Gunung Kidul, Wonogiri, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi. Kondisi infrastruktur minim dan jalan-jalan nasional yang sempit. Sehingga

Jalur Lintas Selatan yang belum tersentuh

menyebabkan pembangunan pulau selatan Jawa kurang berkembang. Daerah-daerah selatan Jawa Timur menunjukkan pola pemukiman yang dipengaruhi faktor pembangunan yang sedang mengalami marjinalisasi. Salah satu upaya pemerintah kini akan membuat jalur lintas selatan (JLS) yang dipercaya akan meningkatkan perekonomian selatan jawa sehingga bisa mereduksi pembangunan yang kurang berpihak. Namun sampai saat ini proyek JLS itu sendiri masih terkendala masalah pembebasan lahan yang tidak kunjung selesai.

Gambar: http://www.panoramio.com/photo/11307657

Share to

Alumni Universitas Brawijaya Malang. Pernah bekerja par time di Komunitas Averroes.

Topik Terkait

Menakar Electoral Threshold dalam Rancan...

by Jul 09 2026

Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terus bergulir memasuki bu...

Asia Datang Beramai-Ramai, Pulang Bersam...

by Jul 05 2026

Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi momen yang paling membanggakan bagi sepak bola Asia. Untuk perta...

Afrika Tidak Kehilangan Bakat, Afrika Ke...

by Jun 28 2026

Ketika membahas sepak bola Afrika, orang biasanya memulai dari tempat yang sama. Federasi yang beran...

Matahari yang Enggan Terbenam: Jokowi, B...

by Jun 24 2026

Dalam sepekan terakhir, selain dinamika Munas Kombes NU, salah satu berita politik yang menarik perh...

Diantara Menjadi Dokter, Notaris, Atau G...

by Jun 18 2026

Di ruang rawat inap VVIP Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie (AWS), Samarinda. Nampak belasan orang me...

Ketika Diskusi Dibubarkan: Kampus, Demok...

by Jun 17 2026

Kemarin, sepulang dari kegiatan Pra Muscab IKA PMII di Malang, saat sedang scrolling media sosial se...

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top