AveSticker

Derajat Kepornoan Dangdut Koplo

Aug 01 20152.217 Dilihat

Irma Permatasari Dangdut Koplo

Sejak awal dekade 2000-an, dangdut koplo yang lahir di Jawa Timur telah menjadi primadona hiburan masyarakat. Dari wilayah Surabaya, dangdut koplo menyebar ke seluruh Jawa Timur dengan pesatnya. Penggemarnya ada baik di desa maupun kota. Belakangan, pengaruh dangdut koplo mulai dirasakan oleh wilayah pantai utara Jawa Tengah, Jawa Barat dan Ibukota Jakarta.

Melalui Youtube saya menemukan sebuah grup yang saya anggap progresif yang berasal dari Jawa Tengah. Ken Arok Salatiga, grup dangdut yang memiliki karakter rock ini telah ada sejak tahun 1979 dan kini turut “ngoplo”. Grup ini telah Tour show di berbagai kota di Jawa Tengah, tak jarang juga berkolaborasi dengan artis papan atas dari ibu kota.

Meskipun sudah mengalami banyak kemajuan, kreativitas dangdut koplo Jawa Tengah belum mampu menandingi pendahulunya di Jawa Timur. Tanpa mengurangi rasa hormat dan apresiasi terhadap kualitas musik serta skill para musisi koplo Jawa Tengah, saya katakan bahwa jangkauan peminat koplo Jawa Tengah masih tergolong minim. Jangankan menembus pasar musik nasional dan internasional, menyeberang antar provinsi saja masih minim.

“Belum ada gaungnya di Jawa Timur. Berarti gak lebih caem dari Sera,” Begitu tanggapan Gigih atas gaung Ken Arok.

Dalam hal ini saya sepakat dengan pria yang akrab disapa mas Gox ini. Mari kita bandingkan dengan Jawa Timur, baik penyanyi maupun grup Jawa Timur tak terhitung intensitas penampilannya di TV nasional. Sodiq Monata, Mr. Nurbayan, Via Vallen, Inul Daratista, U’ut Permatasari, New Pallapa, Sera dan Sonata adalah sebagian kecil daftar nama yang sudah sering mengisi acara TV nasional. Tour show ke luar negeri dan masuk dapur rekaman pun sudah menjadi kelaziman bagi dangdut koplo Jawa Timur.

Share to

Aktivis dangdut koplo

Topik Terkait

Grup WhatsApp dan Demokrasi yang Terlalu...

by Jun 13 2026

Tidak ada tempat yang lebih demokratis di era modern selain grup WhatsApp. Semua orang punya hak bic...

Menuju Piala Dunia: Nasionalisme yang Da...

by Jun 06 2026

Tidak semua rasa cinta pada negara hadir setiap hari. Ada yang muncul hanya ketika perlu—dan Piala...

Lemahnya Kontrol Sosial dan Ancaman Degr...

by Jun 05 2026

Lemahnya kontrol sosial merupakan salah satu persoalan krusial yang tengah dihadapi masyarakat Indon...

Ketika Satir Menjadi Popularitas: Dari M...

by Jun 02 2026

Dalam beberapa hari terakhir, ada satu lagu yang terus berulang terdengar di telinga saya. Anak saya...

Beberapa Kebiasaan Aneh Gen Z yang Seben...

by May 30 2026

Ada fase dalam hidup ketika seseorang mulai merasa generasi setelahnya sedikit membingungkan. Kalima...

Orang-Orang di Pinggir Lapangan yang Men...

by May 23 2026

Sepak bola modern terlalu sering jatuh cinta pada wajah yang sama. Kamera selalu tahu ke mana harus ...

  • kacong says:

    koplo ya jawa timur, masternya, kreatifitas tiada henti, kalo campursari langgam mat2 tan jatim ya masih banyak belajar dengan jawa tengah…,

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top