AveSticker

Derajat Kepornoan Dangdut Koplo

Aug 01 20152.240 Dilihat

Irma Permatasari Dangdut Koplo

Aksi Panggung Erotis

Bagi Gigih, dangdut koplo Jawa Timur berirama kasar menghentak, sering mengumbar kata kotor dalam berkomunikasi dengan penonton. Meskipun demikian, di samping sisi negatif tersebut, koplo Jawa Timur memeliki keunggulan, musiknya progresif, kreativitasnya tak terhenti. Beragam variasi ada, mulai dari dangdut koplo campur sari, rockdut (rock dangdut), Jandut (Jaranan Dangdut) hingga koplo kendang kempul. Terakhir soal goyangan sang biduan, mereka bergoyang dalam batas kewajaran porno aksi (tak lebih menggairahkan dibandingkan Dame-nya Agnesmo).

Masih menurut Gigih, koplo Jawa Tengah memiliki karakter hentakan irama kendang yang lebih halus, musiknya terkontaminasi alunan remix yang menghipnotis. Tapi soal style busana dan goyangnya itu lho gak wajar, gaun yang dipakai menunjukkan kesan seksi dengan goyangan yang menunjukkan porno aksi.

Dalam penafsiran saya, tak semua biduan koplo Jawa tengah seperti ungkapan Gigih. Pendapat Gigih hanya diwakili oleh grup koplo dari Jawa Tengah yang sangat fenomenal bernama OM. Sanjaya. Grup ini Berasal dari Kabupaten Blora. Tahun 2005, nama Grup ini melambung tinggi karena aksi panggung mbak Suci, salah satu biduannya. Aksi panggungnya sangat erotis, misalnya: ia menunjukkan ekspresi keikhlasan ketika dipeluk dan digendong para musisinya di hadapan publik. Adakah yang lebih erotis daripada ekspresi ikhlas seorang mbak-mbak yang digendong Om-om di atas panggung?

Share to

Aktivis dangdut koplo

Topik Terkait

Menakar Electoral Threshold dalam Rancan...

by Jul 09 2026

Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terus bergulir memasuki bu...

Asia Datang Beramai-Ramai, Pulang Bersam...

by Jul 05 2026

Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi momen yang paling membanggakan bagi sepak bola Asia. Untuk perta...

Matahari yang Enggan Terbenam: Jokowi, B...

by Jun 24 2026

Dalam sepekan terakhir, selain dinamika Munas Kombes NU, salah satu berita politik yang menarik perh...

Ketika Diskusi Dibubarkan: Kampus, Demok...

by Jun 17 2026

Kemarin, sepulang dari kegiatan Pra Muscab IKA PMII di Malang, saat sedang scrolling media sosial se...

Grup WhatsApp dan Demokrasi yang Terlalu...

by Jun 13 2026

Tidak ada tempat yang lebih demokratis di era modern selain grup WhatsApp. Semua orang punya hak bic...

Menuju Piala Dunia: Nasionalisme yang Da...

by Jun 06 2026

Tidak semua rasa cinta pada negara hadir setiap hari. Ada yang muncul hanya ketika perlu—dan Piala...

  • kacong says:

    koplo ya jawa timur, masternya, kreatifitas tiada henti, kalo campursari langgam mat2 tan jatim ya masih banyak belajar dengan jawa tengah…,

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top