AveSticker

Masyarakat Transparan menurut Gianni Vattimo

Oct 04 2010758 Dilihat

Gianni Vattimo adalah salah satu dari tokoh postmodernisme Italia. Lahir pada 1936 di Torino. Vattimo banyak menerbitkan karya-karya di bidang hermeneutika dan ontologi seperti Being, History and language in Heidegger 1963, The Subject and The Mask pada 1974 dan The Transparent Society pada 1989.

Ada beberapa pokok penting menurut Gianni Vattimo mengenai modernism dan postmodernism dalam bukunya  The Transparan Society” yaitu:

  1. Masyarakat postmodern mengalami perubahan makna emansipasi dari yang ditemukan masyarakat modern. Emansipasi masyarakat modern yang mengutamakan pemberdayaan rasio telah berubah menjadi krisis atas humanisme karena semakin lemahnya metafisika sebagai akibat pemberdayaan rasio yang semakin kuat.
  2. Teknologi telah mengasingkan manusia oleh karenanya teknologi harus dikembalikan pada esensinya sebagai yang berasal dari metafisika dan reduksi atas manusia.
  3. “Transparan” menurut Vattimo adalah suatu keadaan di mana berbagai macam dialektika yang dijumpai dalam keberasalan masing-masing subkultur masyarakat semakin terbebas serta tidak tertuju pada orientasi tunggal.
  4. Emansipasi masyarakat transparan terwujud jika manusia dapat membuat diri mereka memaknai kebenaran pada berbagai sumber yang mereka yakini.
  5. Seni dan Budaya menjadi petunjuk dalam menunjukkan fenomena postmoderisme. Seni postmodern adalah seni yang disorientasi dan konstitutif, artinya orientasi tidak tunggal serta membangun dunia makna sendiri.
  6. Terjadi perubahan esensi utopis menadi heteroutopia. Hal ini dikarenakan pembentukan komunitas mempunyai pemaknaan sendiri-sendiri serta simbolis tersendiri.
  7. Masyarakat transparan adalah masyarakat yang mampu mengemansipasi sendiri kebenarannya sesuai dengan hidupnya. Emansipasi  diri sebagai bentuk kebijaksanaan individu dalam bertindak yang harus melihat  latar belakang, serta pengalaman kebenaran.
Share to

Alumni Universitas Brawijaya Malang. Pernah bekerja par time di Komunitas Averroes.

Topik Terkait

Beberapa Kebiasaan Aneh Gen Z yang Seben...

by May 30 2026

Ada fase dalam hidup ketika seseorang mulai merasa generasi setelahnya sedikit membingungkan. Kalima...

Orang-Orang di Pinggir Lapangan yang Men...

by May 23 2026

Sepak bola modern terlalu sering jatuh cinta pada wajah yang sama. Kamera selalu tahu ke mana harus ...

Jam Dua Siang dan Ilusi Produktivitas Ka...

by May 16 2026

Tidak ada waktu yang lebih jujur di kantor selain jam dua siang. Pagi masih menyimpan sisa ambisi. G...

Sepak Bola Modern dan Kerinduan Pada Nom...

by May 09 2026

Sepak bola modern adalah dunia yang curiga pada kebebasan. Ia meminta semua orang tahu ruang, tahu w...

Mei, Libur dan Kewajiban untuk Terlihat ...

by May 02 2026

Mei 2026 datang bersama kalender yang tampak terlalu baik hati. Tanggal merah berderet, cuti bersama...

Podcast dan Dunia yang Terlalu Banyak Bi...

by Apr 18 2026

Dunia hari ini tampaknya semakin sulit berdamai dengan sunyi. Jeda kecil dalam hidup segera diisi su...

  • erwin firmansyah says:

    mbak terima kasih atas artikelnya,,saya juga mahasiswa sosiologi UB angkatan 2009,,,artikel ini sangat membantu saya dalam memahami pemikiran Vattimo,,terimas kasih kakak

  • Ardyan says:

    mbak astiii…
    tak copy mbak,buat tugas postmo..
    makasih ya mbak 🙂

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top