Redaksi • Mar 07 2018 • 327 Dilihat

Malang – Sektor inovasi wisata dan pertanian pada level desa semakin bergeliat pada era pasca ditetapkannya Undang Undang Desa. Beberapa desa telah sukses meningkatkan ekonominya berkat inovasi di kedua sektor tersebut. Sebut saja Desa Umbul Ponggok di Kabupaten Klaten dan Desa Pujon Kidul di Kabupten Malang. Kedua desa tersebut telah meraup untung miliaran rupiah dari usaha di sektor wisata dan pertanian. Dengan semangat untuk meningkatkan pengetahuan inovasi pada dua sektor tersebut, Komunitas Averroes bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan PT. HM. Sampoerna menyelenggarakan Agrofestival di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur pada 23-25 Maret 2018.
Agrofest Kalipucang diadakan dengan tujuan untuk mempertemukan para pegiat dan stakeholder di bidang pertanian dan wisata desa. Mereka akan diajak untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam mengelola inovasi desa selama dua hari. Dimas Maulana selaku Ketua Pelaksana Agrofest Kalipucang mengatakan bahwa ajang pertemuan antar pegiat dan stakeholder selain dapat memunculkan pengetahuan baru dalam forum ini juga diharapkan menjadi tempat berkolaborasinya aktor di bidang pertanian dan wisata.
“Dengan diikuti oleh 500 pegiat wisata dan pertanian desa. Kami berharap forum ini akan menjadi tempat mereka bertukar pikiran gagasan dan berjejaring,” tutur Dimas.
Rangkaian acara Agrofest terdiri dari seminar, jelajah Desa Kalipucang, kelas inovasi wisata dan pertanian, hingga pesta seni dan budaya. Rangkaian agenda tersebut akan dikemas dalam sebuah festival meriah dengan konsep hidup di desa.
“Jadi nanti para peserta akan diarahkan tinggal di rumah warga. Merasakan hidup bersama warga Desa Kalipucang yang kesehariannya hidup bertani dan beternak susu,” lanjut pria alumni Pertanian UB tersebut.
Kelas inovasi terdiri dari kelas eksplorasi wisara desa, promosi wisara desa, umkm berbasis potensi pertanian, kursus outbond dan tour guide. Dalam setiap kelas peserta akan diajak berdiskusi bersama dengan para pakar yang berpengalaman di masing-masing bidang.
Sementara itu, dalam jelajah wisata desa peserta akan diajak untuk mengunjungi titik lokasi wisata di Desa Kalipucang, yakni mulai dari kampung susu hingga air terjun. Selama mengunjungi titik lokasi tersebut para peserta juga akan belajar mengenai bagaimana mengelola lokasi wisata beserta tantangan dan potensinya.
Mengikuti Agrofest
Ditargetkan festival ini dapat diikuti kurang lebih 500 peserta yang terdiri dari undangan dan peserta umum. Peserta umum merupakan para peserta yang mendaftarkan diri secara online pada tanggal 1 Maret 2018 di website agrofest.averroes.or.id atau mengisi form bit.ly/2oOuCrJ. Dimas menuturkan bahwa seluruh pendaftaran tidak dipungut biaya dan dilakukan secara online.
“Selama kegiatan peserta dapat berbagai fasilitas, mulai dari sarana akomodasi dan konsumsi selama acara. Semuanya gratis,” pungkasnya. Karena itu, ia mengharapkan para pegiat wisata dan pertanian desa untuk turut mensukseskan acara ini.
Agenda Agrofest sendiri merupakan rangkaian dari Program Pendidikan Agrobisnis dan Agrowisata Desa Inovatif (PADI) Komunitas Averroes. Dimana program ini telah dilakukan kurang lebih sejak setahun yang lalu pada enam desa di Kabupaten Pasuruan. Festival serupa juga pernah dilaksanakan pada akhir tahun lalu di Desa Jatiarjo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuran. Festival tersebut bertajuk Sarasehan Tani dengan diikuti lebih dari 500 peserta pegiatan pertanian dan wisata.
Menulis dan mengajak yang lain untuk menulis adalah cara kami untuk terus belajar. Ada sedikit harapan barangkali apa yang kami sajikan dalam media ini juga bisa menjadi inspirasi bagi siapapun.
Mendisiplinkan anak bukan hanya tentang memberikan hukuman, melainkan sebuah sistem pengajaran peril...
Sudah menjadi hobi para Mahasiswa jika berburu takjil dan nasi gratis di bulan Ramadhan. Banyak masj...
Pak Kret, Thailand, menjadi saksi penyelenggaraan turnamen bergengsi Piala Thomas dan Uber 2018. Tur...
Sejarah dunia modern telah akrab dengan peristiwa terorisme. Aksi-aksi peledakan, penyerbuan, penyer...
Sektor pertanian kini sedang berada di persimpangan jalan. Sebagai penopang hajat hidup sebagian bes...
“Kuda pacuan dipelihara sebelum dan sesudah bertanding, menang atau kalah. Tapi pemain bola hanya ...

Belum ada komentar.