AvePress.com

Belajar dari Komentar

Pancasila di Bibir Saja

“Apa yang kita alami di Indonesia sehari-hari di sekitar kita, seolah-olah Pancasila itu diamalkan di bibir saja, tidak menjadi pelita di dalam hati untuk membangun

“Apa yang kita alami di Indonesia sehari-hari di sekitar kita, seolah-olah Pancasila itu diamalkan di bibir saja, tidak menjadi pelita di dalam hati untuk membangun masyarakat baru. Tiap-tiap golongan berkejar-kejaran mencari rezeki. Golongan sendiri dikemukakan, dan masyarakat dilupakan. Dalam teori kita mengikuti kolektivisme, dalam praktik dan perbuatan kita memperkuat individualisme. Dalam teori kita membela demokrasi sosial, dalam praktik dan perbuatan kita menghidupkan semangat demokrasi liberal (Lampau dan Datang, 1956:22).”

Diucapkan Bung Hata (alm) di depan Rapat Senat Terbuka UGM, saat menerima penghargaan Doktor Hc tahun 1956.

Saiful Arif

Lahir di Lamongan Jawa Timur. Senang membaca tulisan siapapun

2 thoughts on “Pancasila di Bibir Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AvePress.com

Belajar dari Komentar