AveSticker

Memancing Belut

Sep 16 2010945 Dilihat

Mengisi liburan hari raya ternyata tidak selalu dirayakan ditempat rekreasi atau bepergian keluar kota untuk untuk mengunjungi sanak family. Ada juga sebagian orang yang mengisi libur peringatan idzul fitri dengan memancing belut. Sebut saja Cak To (41) sebutan lelaki warga jalan sebuku ini, bersama dua orang temannya lebih memilih ke sawah untuk mencari belut dari pada ke tempat rekerasi.

Dengan berboncengan sepeda motor, membawa dua pancing belut (kail) dan cacing sebagai umpan, leleki bertopi ini menuju sawah di Kampung Jambangan. Tidak dibutuhkan waktu yang lama untuk menuju lokasi yang berada di depan sebuah Sekolah Dasar tersebut. Waktu telah menunjukan jam 2 siang, “ saat yang tepat untuk memancing karena pada jam segini biasanya cepat nggondol ” pikir Cak To dalam benaknya.

Memancing Belut

Setelah memarkir motornya di sisi bahu jalan, rupanya lelaki penghobi memancig ini bergegas mencari tempat yang strategis untuk memulai hobinya tersebut. Kaleng berisi cacing dan peralatan mancing tersebut ditenteng dengan  tangan kirinya, sementara tangan kanan sibuk mencari leng (lubang belut). Satu lubang belut ditemukan, tanpa pikir panjang pancing yang sejak tadi berada ditangan kananya dimasukkan kelubang belut tersebut. Sedikit dipelintir tali pancing tersebut, dari mulut cak to keluar suara “ thek…. thek…..thek….” sebagai tanda memberikan panggilan. Tak lama kemudian tali pancing bergerak masuk sebagai tanda umpan telah disantap si belut, sontak tangan kanan lelaki berkulit sawomatang ini menarik perlahan tali pancing yang ada dalam genggamannya. Tangan kiri bersiap memegang belut dari dalam lobangnya, seekor belut sebesar ibu jari kaki berhasil didapatkan oleh Cak To.

Memancing Belut

Memancing selalu membawa keasyikan tersendiri, terutama saat umpan yang dipasang di gondol (makan) belut atau ikan yang kita pancing. Pantas kiranya bagi cak to yang punya hobi mancing selalu menyempatkan diri menyalurkan hobinya meskipun dihari raya dizul fitri. Tetapi demi yang namanya hobby orang selalu punya waktu atau menyempatkan diri untuk melakukan apa saja demi mewujudkan kesenangannya.

Share to

Alumni S-2 FIA Univ. Brawijaya Malang. Berorganisasi di KOMDEK Malang, Averoes Community, Lakpesdam NU Kota Malang s/d GP ANSOR Jawa Timur. Pernah bekerja di Panwaslu Kecamatan 2008, Pimred Pandanwangi Newsletter 2010, Jurnalis NIMD Belanda & KID Jakarta, Komisioner KPU Kota Malang 2009-2014, Dewan Riset Daerah Kota Malang dll

Topik Terkait

Dokter Wang Jie

by Jan 12 2026

Hamparan gabah kering memenuhi terpal biru, di depan pabrik penggilingan beras berkapasitas puluhan ...

Wahana Misteri

by Jan 08 2026

Bunyi letusan senjata api laras panjang, membahana ke seantereo hutan. Menggetarkan nyali tiap orang...

Pasar Buku Wilis di Kota Malang

by Jan 08 2026

Pasar buku Wilis merupakan salah satu tempat penjualan buku terlengkap yang terdapat di Kota Malang....

Meski Mahal, Vespa Matic Tetap Banyak Di...

by Jan 08 2026

Apa alasan yang membuat Vespa matic yang harganya mahal tetap diminati? Padahal dari segi fitur ngga...

Api Alam Tak Kunjung Padam di Bangkalan

by Jan 08 2026

Api tak kunjung padam merupakan kekayaan alam yg dimiliki warga Desa Genteng Kecamatan Konang Kabupa...

Mengenal Dunia Kerja Sejak Kecil, Mak Su...

by Jan 08 2026

Petani menjadi salah satu profesi yang paling dikenal di Indonesia. Berkecimpung didalam dunia perta...

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top