AveSticker

Berani Bertarung di Pencak Dor?

Oct 02 20101.282 Dilihat

Malam tampak semakin larut, rintik hujan mulai membasahi ratusan kepala yang menganga tercengang berdiri mengelilingi ring sederhana ukuran 5 x 5 m. Di atas ring tampak 2 orang pemuda yang sedang berantem adu tangkas dan kekuatan dan seorang wasit yang memimpin pertarungan.

dua orang peserta pencak dor sedang berduel

Sementara di pojok-pojok ring tampak olehku gerombolan pemuda bertubuh kekar mengantri untuk bisa main di atas ring. Matanya melotot konsentrasi mengamati calon-calon petarung yang ada di pojok seberang ring, namun sesekali mereka melihat pertandingan yang sedang berlangsung. Rupanya mereka mulai memilih calon yang kira-kira tepat untuk diajak berduel di atas ring nantinya. Mereka akan mengukur lawan mana yang kira-kira bisa dihabisi.

Olah raga ini dinamakan seni pencak silat dor. Dikatakan sebagai pencak silat dor dikarenakan pertunjukan ini senantiasa diiringi oleh alat musik yang bernama jidor. Alat msik itu terus dibunyikan bertalu-talu guna memberikan semangat kepada para petarung untuk bisa menangkan diri.

Permainan ini bukanlah tinju seperti yang ada di Las Vegas yang sering kita lihat di televisi secara live. Juga bukan pertandingan silat yang nantinya akan mendapatkan juara. Ini adalah pertandingan nyali dan kemampuan bela diri serta kekuatan orang.

Saling pukul

Ini adalah pertandigan bebas, namun masih mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia. Wasit akan selalu mengingatkan di awal pertandingan tentang apa yang boleh dilakukan dan tidak. Siapapun boleh bertanding di atas ring. Syaratnya cuman satu yaitu punya nyali dan keberanian untuk bertanding.

Sementara para petarung boleh menggunakan model tarung secara bebas. Mulai model silat, petinju, tawuran jalanan, kungfu sampai model silat ala Wiro Sableng pun juga diperbolehkan asalkan mau menanggung resiko. Tidak jarang ada petarung yang hanya mengandalkan otot, tanpa teknik, namun asal main pukul. Sehingga arena pertarungan diubah menjadi tarung kampung yang brutal, tanpa mengindahkan teknik bela diri yang benar. Tentunya ini adalah tontonan menarik buat yang suka dengan tantangan.

Biasanya setelah dua orang siap bertanding di atas ring mereka akan bersalaman dahulu. Wasit akan memberikan aba-aba setelah kedua pemain siap untuk bertanding. Jika mundur karena musuhnya tidak sebanding, maka wasit akan mengumumkan untuk mengganti pemain yang mundur tersebut. Setelah benar-benar siap maka pertandingan segera bisa dimulai.

Seperti yang saya ceritakan di atas bahwa pertunjukan ini adalah gaya bebas dan sportif. Wasit akan menghentikan permainan jika salah satu pemain menyerah. Walaupun sudah berdarah-darah namun pemain belum ada yang menyerah maka wasit belum memberhentikan permainan ini. Hingga benar-benar salah satu pemain ada yang menyerah. Namun wasit akan segera menghentikan permainan jika membahayakan jiwa salah satu pemain.

Uniknya dari permainan ini adalah masalah biasanya selesai di atas ring. Ketika sudah berada di bawah ring mereka akan menjadi teman seperti sediakala.

Konon sejarah Pencak Dor ini adalah olahraga beladiri yang didirikan oleh Gus Maksum (KH Maksum Jauhari) pada tahun 1960 an. Tradisi ini tetap berlanjut hingga sekarang ini. Biasanya digunakan untuk acara hajatan atau peringatan hari besar tertentu, seperti yang diadakan oleh masyarakat Junwatu minggu lalu untuk memeriahkan selamatan dusun.

Ayo siapa berani bertarung di Pencak Dor? Kalau saya tidak berani. Entah tidak memiliki nyali atau tidak tega ngelihat orang lain kesakitan saya sendiri kurang tau.

Gambar: http://bolopleks.blogspot.com/2009_01_29_archive.html

Share to

Lahir di bumi Bung Karno Blitar. Kini terperangkap dalam hiruk pikuk Kota Malang. Belajar menulis dan komentar tentang apapun.

Topik Terkait

Dokter Wang Jie

by Jan 12 2026

Hamparan gabah kering memenuhi terpal biru, di depan pabrik penggilingan beras berkapasitas puluhan ...

Wahana Misteri

by Jan 08 2026

Bunyi letusan senjata api laras panjang, membahana ke seantereo hutan. Menggetarkan nyali tiap orang...

Pasar Buku Wilis di Kota Malang

by Jan 08 2026

Pasar buku Wilis merupakan salah satu tempat penjualan buku terlengkap yang terdapat di Kota Malang....

Meski Mahal, Vespa Matic Tetap Banyak Di...

by Jan 08 2026

Apa alasan yang membuat Vespa matic yang harganya mahal tetap diminati? Padahal dari segi fitur ngga...

Api Alam Tak Kunjung Padam di Bangkalan

by Jan 08 2026

Api tak kunjung padam merupakan kekayaan alam yg dimiliki warga Desa Genteng Kecamatan Konang Kabupa...

Mengenal Dunia Kerja Sejak Kecil, Mak Su...

by Jan 08 2026

Petani menjadi salah satu profesi yang paling dikenal di Indonesia. Berkecimpung didalam dunia perta...

  • ali says:

    pencak dor itu memang asli dr kediri budaya pencak dor ini tdk boleh hilang by;wong kediri kidol

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top