Ainul Yaqin • Jun 05 2018 • 157 Dilihat

Tema lagu ini tentang agama perdamaian. Syair bahasa arabnya kurang lebih berisi ajakan kepada seluruh ummat Islam untuk menerapkan prinsip hidup yang toleran. Mengajak ummat Islam untuk selalu saling menghormati dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama perdamaian.
Kala aaadzil ardli maa takfii masaahah, lau na’iisyiblaa samaahah.
Seluruh bumi ini akan terasa sempit jikalau kita hidup tanpa toleransi. Demikian salah satu makna bait syairnya yang indah.
Saya meyakini, kampanye agama perdamaian melalui lagu ini mampu menembus dinding-dinding tebal kelompok atau orang-orang yang selama ini lebih mengedepankan ajaran yang keras, intoleran atau bahkan radikal.
Tapi itu semua bila mereka yang mendengar lagu ini memahami arti bahasa Arabnya atau setidaknya mau mencari tahu arti lagu ini dan kemudian merenungkannya. Bukan sekedar menikmati syairnya yang berbahasa Arab dan nadanya yang mendayu-dayu kemudian merasa religius.
Semoga saja mereka sadar bahwa lagu ini dengan tulus mengajak mereka dan kita ummat Islam untuk selalu bertoleransi dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama pembawa perdamaian.
Lagu ini aslinya dinyanyikan oleh Sulaiman Al Mughni. Di Indonesia, cover lagunya dinyanyikan oleh Nissa Sabyan dengan kelompok gambus Sabyan dan Via Vallen yang bernyanyi hanya diiringi piano. Lagu ini menjadi viral luar biasa di media sosial seperti Instagram, Tik Tok, dll.
Salam Damai dan Salam Pecel
Dosen di sebuah PTN favorit di Jogja. Pernah mondok di Tambak Beras Jombang, Virginia Amerika, Montreal Canada, Leiden Belanda, dan Tokyo Jepang. Sejak mahasiswa aktif di diskusi Komunitas Averroes. Tinggal di Jogja
Dalam beberapa hari terakhir, ada satu lagu yang terus berulang terdengar di telinga saya. Anak saya...
Pecel lele. Dua kata yang lantas memunculkan bayangan: piring merah, sambal pedas mengepul, ikan hit...
Tubuh bocah kecil itu terbang jauh, saat dilemparkan lelaki tua bertubuh kekar di tengah sungai tanp...
Sebagai sebuah profesi, Grader tembakau mungkin tak jamak dikenal bagi sebagian orang. Orang yang be...
Ramadhan di Indonesia bukan hanya menghadirkan cerita tentang puncak spiritualitas diri, tetapi juga...
Di antara mereka yang terdiam, lalu ada yang berdiri perlahan. Mencoba berbicara, untuk memberikan j...

Belum ada komentar.