AveSticker

Ziarah Kubur

Sep 23 20101.513 Dilihat

Kebiasaan ziarah kubur yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia agakanya telah dianggap sebagai budaya atau perilaku kepatuhan turun temurun. Ziarah kubur atau kirim do’a dengan mendatangi langsung makam ahli kubur sesepuh, orang tua, saudara  atau tokoh agama yang cukup berjasa terhadap siar agama islam seperti kiai, ulama, para wali. Hari atau waktu dimana orang melakukan ziara kubur biasanya tergantung moment atau kepentingan peziarah. Malam Jum’at Legi, menjelang puasa ramadhan, menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti saat ini.

Ziarah Kubur

Sebelum melakukan do’a, biasanya peziarah membersihkan makam leluhurnya dari rerumputan yang tumbuh diatas tanah makam. Setalah dianggap cukup bersih kemudian dilanjutkan dengan menaburi bunga tepat dipusara. Bunga dianggap sebagai media yang tepat untuk mengiringi do’a yang akan dipanjatkan kepada Allah SWT. Bunga kenanga, bunga melati, bunga mawar, bunga kantil biasanya sudah menjadi kelaziman digunakan untuk  menabur bunga di makam.

Sebagian masyarakat  melakukan ziarah kubur sebagai suatu kewajiban spiritual yang harus dilakukan pada moment tertentu. Ada semacam ikatan batin yang kuat pada diri peziarah dengan ahli kubur (orang yang meninggal), sehingga terkadang meskipun tinggal di luar kota tetapi demi orang terdekat yang telah meninggal rela mendatangi makamnya untuk mendo’akan didepan makamnya.

Lalu bagaimana hukumnya orang  berziarah ke makam ?

Secara etimologi ziarah berasal dari kata ??????? ????????? ????????? ????????? yang berarti ????????, yaitu hendak bepergian menuju suatu tempat (al Mishbahul Munir 4/119, lihat juga al Qamus al Fiqhi 1/160). Berdasarkan hal ini makna dari berziarah kubur adalah ????? ??????????? , sengaja untuk bepergian ke kuburan.

Sedangkan dalam terminologi syar’i, makna ziarah kubur adalah sebagaimana yang dikemukakan oleh al Qadli ‘Iyadl rahimahullah,
????? ?????? ????? ?????*? ????? ????????? ???

“(Yang dimaksud dengan ziarah kubur) adalah mengunjunginya dengan niat mendo’akan para penghuni kubur serta mengambil pelajaran dari keadaan mereka” (al Mathla’ ‘alaa Abwabil Fiqhi 1/119; Asy Syamilah).

Dengan demikian sangat tergantung pada niatnya, Akan menjadi haram hukumya jika ziarah kemakam berniat meminta berkah pada makam. Oleh sebab itu hingga kini masalah hukum ziarah ke kubur masih debatebel antara beberapa pemahaman di Islam sendiri.

Share to

Alumni S-2 FIA Univ. Brawijaya Malang. Berorganisasi di KOMDEK Malang, Averoes Community, Lakpesdam NU Kota Malang s/d GP ANSOR Jawa Timur. Pernah bekerja di Panwaslu Kecamatan 2008, Pimred Pandanwangi Newsletter 2010, Jurnalis NIMD Belanda & KID Jakarta, Komisioner KPU Kota Malang 2009-2014, Dewan Riset Daerah Kota Malang dll

Topik Terkait

Lele, Leluhur, dan Janji yang Terikat Wa...

by Mar 28 2026

Pecel lele. Dua kata yang lantas memunculkan bayangan: piring merah, sambal pedas mengepul, ikan hit...

JAWARA

by Mar 13 2026

Tubuh bocah kecil itu terbang jauh, saat dilemparkan lelaki tua bertubuh kekar di tengah sungai tanp...

Pencium Tembakau! Kelas Wahid Dunia

by Mar 05 2026

Sebagai sebuah profesi, Grader tembakau mungkin tak jamak dikenal bagi sebagian orang. Orang yang be...

Pinjol-Judol dan Riuh Ramadan: Guncangan...

by Feb 26 2026

Ramadhan di Indonesia bukan hanya menghadirkan cerita tentang puncak spiritualitas diri, tetapi juga...

Tangi (3)

by Feb 15 2026

Di antara mereka yang terdiam, lalu ada yang berdiri perlahan. Mencoba berbicara, untuk memberikan j...

Tangi (2)

by Feb 12 2026

Hubungan Niero dengan saudara sepupunya. Tidak terlalu dekat, dapat dikatakan jauh sekali. Semata-ma...

  • riangembira says:

    asal bukan bangkit dari kubur atau beranak dalam kubur aja, mas… wkwkwkkk…..
    kalau saya dari kecil tidak diajari rutin untuk ziarah kubur. cukup mendoakan secara rutin saja beliau yang sudah meninggal. artinya kita dapat “berziarah” walau tak selalu mendatangi kuburnya. selain itu, saya juga diajari bahwa tempat kuburan sebaiknya untuk gantian jika jenazahnya diperkirakan telah menyatu dengan tanah. ya, kira2 buat calon jenazah berikutnya biar ga bingung naro tubuhnya hehehee…

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top