AveSticker

Teroris itu Beragama

May 17 2018159 Dilihat

Saya kira semua umat beragama seperti Muslim, Katolik, Kristen, Hindu, Budha dll harus menyadari bahwa teroris itu bisa jadi penganut salah satu agama yang ada.

Mengakui dengan lapang dada bahwa teroris itu pemeluk Islam, Katolik, Kristen, Buda, Hindu dll adalah lebih baik dari pada mengatakan bahwa teroris itu tidak beragama.

Pengakuan ini penting karena dapat dijadikan pelajaran yang sangat berharga bahwa siapapun atau umat agama apapun mempunyai potensi yang sama untuk menjadi teroris jika mereka salah dalam memahami dan mempraktekkan ajaran agama mereka.

Terorisme atas Nama Agama

Ada banyak bukti bahwa terorisme dalam agama itu memang ada dan tidak identik dengan satu agama tertentu, tapi hampir ada di semua agama.

#Katolik

Dalam agama Katolik ada kelompok terroris dalam kasus “Gunpowder Plot” pada tahun 1605 yang anggotanya adalah orang-orang Inggris penganut Katolik termasuk di dalamnya tokoh terkenal Guy Fawkes. Kelompok ini intinya memprotes perkembangan agama Kristen Protestan yang difasilitasi oleh negara. Salah satu misinya membunuh Raja James I dan meledakkan Istana Westminster. Gerakan teror mereka dengan jelas dinyatakan atas nama Katolik.

#Kristen

Ada beberapa contoh seperti Pogrons atau gerakan Kristen Ortodoks di Rumania dan sekitarnya yang melakukan persekusi dan pembersihan etnis atas nama agama. Salah satu kelompoknya adalah Iron Guard dan Lancieri. Ada juga UDA Ulster Defense Association di Irlandia Utara yang membela pengikut Kristen dari serangan Katolik. Ada “Anti-Balaka” Groups di Afrika Tengah yang dikabarkan telah membunuh ratusan Muslim dan ribuan lainnya terusir dari rumahnya pada tahun 2014. Ada juga kelompok teroris National Liberation Front of Tripura di India (NLFT) yang menyatakan gerakannya didasarkan oleh semangat Kristen.

#Hindu

Di India, ada kelompok teroris Nasionalis Hindu yang menjadi bagian dari Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) dan Abinav Bharat. Ada banyak aksi kekerasan yang menyebabkan korban jiwa yang dilakukan kelompok ini dan afiliaainya sejak 1999 hingga 2018 ini.

#Buddha

Di Myanmar ada Organisasi Perlindungan Ras dan Agama yang gerakannya melakukan kekerasan atas nama agama Buddha. Pembakaran masjid, pembumihangusan perkampungan Muslim dan pembersihan etnis Rohingnya adalah bentuk nyata dari gerakan kelompok teroris ini.

#Islam

ISIS di Syria dan Iraq, JAD di Indonesia, JAT dll, gerakan terornya sudah sering kita saksikan baik di luar negeri maupun di dalam negeri.

Yang terakhir adalah kasus bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya.

Apakah Agama Salah?

Tentu saja bukan agamanya yang salah karena hampir bisa dipastikan tidak ada satu agama pun yang mengajarkan penganutnya untuk melakukan kecurangan, kekejian, dan kekejaman.

Memang harus diakui di dalam agama-agama ada perintah kepada umatnya untuk menebar kedamaian tapi juga ada perintah untuk “berperang”. Dua perintah yang bertolak belakang ini tentunya dilandasi oleh sejarah, situasi, kondisi dan budaya di eranya.

Dalam ajaran agama apapun, saya percaya bahwa “peperangan” atas nama agama lebih dilandasi untuk membela diri. Lantas bagimana kalau ada “peperangan” atas nama agama yang sifatnya ofensif atau agresi yang memaksa pihak lain? Jawabannya, jelas itu adalah kesalahan dari si penganut agama itu, bukan kesalahan dari agama yang dianutnya.

Salam Pecel

Share to

Dosen di sebuah PTN favorit di Jogja. Pernah mondok di Tambak Beras Jombang, Virginia Amerika, Montreal Canada, Leiden Belanda, dan Tokyo Jepang. Sejak mahasiswa aktif di diskusi Komunitas Averroes. Tinggal di Jogja

Topik Terkait

Lemahnya Kontrol Sosial dan Ancaman Degr...

by Jun 05 2026

Lemahnya kontrol sosial merupakan salah satu persoalan krusial yang tengah dihadapi masyarakat Indon...

Ketika Satir Menjadi Popularitas: Dari M...

by Jun 02 2026

Dalam beberapa hari terakhir, ada satu lagu yang terus berulang terdengar di telinga saya. Anak saya...

Beberapa Kebiasaan Aneh Gen Z yang Seben...

by May 30 2026

Ada fase dalam hidup ketika seseorang mulai merasa generasi setelahnya sedikit membingungkan. Kalima...

Orang-Orang di Pinggir Lapangan yang Men...

by May 23 2026

Sepak bola modern terlalu sering jatuh cinta pada wajah yang sama. Kamera selalu tahu ke mana harus ...

Jam Dua Siang dan Ilusi Produktivitas Ka...

by May 16 2026

Tidak ada waktu yang lebih jujur di kantor selain jam dua siang. Pagi masih menyimpan sisa ambisi. G...

Sepak Bola Modern dan Kerinduan Pada Nom...

by May 09 2026

Sepak bola modern adalah dunia yang curiga pada kebebasan. Ia meminta semua orang tahu ruang, tahu w...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top