AveSticker

Sekilas Sejarah Kaca Mata

May 15 201841 Dilihat

Sejarah kacamata pertama kali dimulai dari Nero, seorang kaisar Roma, yang berkuasa pada 54 sampai 68 Masehi. Nero selalu menggunakan batu permata cekung untuk membaca hingga menonton pertunjukan, walaupun tidak diketahui dengan pasti apakah Nero memiliki masalah dengan penglihatannya.

Bangsa Cina mungkin yang pertama kali menggunakan kacamata seperti kacamata yang lazim digunakan sekarang ini. Biasanya kacamata itu terbuat dari lensa yang berbentuk oval sangat besar dan terbuat dari kristal batu serta bingkai dari tempurung kura-kura.

Supaya dapat memegang kacanya, bangsa Cina menggunakan dua kawat yang diberi pemberat serta dicantolkan ke telinga mereka atau lensanya diikatkan ke topi atau menggunakan kait yang dicantolkan ke pelipis mereka.

Bagi bangsa Cina waktu itu, kacamata hanya digunakan sebagai jimat keberuntungan atau alat untuk membuat mereka terlihat lebih keren dan berwibawa sehingga kadang mereka hanya mengenakan bingkai kacamatanya saja tanpa lensa.

Apa yang dimaksud kacamata adalah lensa tipis untuk mata guna menormalkan dan mempertajam penglihatan (ada yang berangka dan ada yang tidak).

Dan sekarang, selain menjadi alat bantu penglihatan, kacamata juga sudah menjadi pelengkap gaya serta menjadi alat bantu khusus untuk menikmati hiburan, seperti kacamata khusus tiga dimensi.

Nah dalam dunia kekinian di kalangan anak muda kaca mata menjadi fashion trend gaya ketika sedang keluar hanya untuk sekedar nongkrong di warung kopi atau ketemu pasangannya bagi punya pasangan.

Ketertarikan kaca mata bagi seorang laki-laki untuk memakai yang mungkin bisa jadi nilai plus karena dapat menambah kegantengan laki-laki tersebut.

Kaca mata juga sebagai sarana untuk identitas penampilan diri ketika bertemu teman, sahabat, keluarga. Sedangkan untuk kalangan masyarakat bawah kaca mata merupakan barang langka dan mungkin bisa jadi aneh. Dilihat manfaat kaca mata tersebut akan dipakai untuk apa?

Model-model baru kaca mata yang begitu cepat salah satunya dipengaruhi oleh adanya media yang mempromosikan kaca mata tersebut. Masyarakat pun mengikuti trend yang begitu cepat mengalir membanjiri kehidupan sosial.

***

Penulis bukan tidak suka dengan trend fashion terbaru tetapi lebih berpikir tentang manfaat untuk membeli kaca mata tersebut untuk apa. Penulis menganggap memiliki kaca mata cukup satu atau dua kaca mata saja. Jangan seperti teman saya yang alay, memiliki 25 jenis kaca mata, padahal dia anak kos yang kerap kirimannya telat.

Gambar: http://fashionztrend.com/wp-content/uploads/2015/06/1-Most-popular-Sunglasses-Eyewear-2015-4.jpg

Share to

Pantang lari dari gelanggang corong palayu

Topik Terkait

Dokter Wang Jie

by Jan 12 2026

Hamparan gabah kering memenuhi terpal biru, di depan pabrik penggilingan beras berkapasitas puluhan ...

Wahana Misteri

by Jan 08 2026

Bunyi letusan senjata api laras panjang, membahana ke seantereo hutan. Menggetarkan nyali tiap orang...

Pasar Buku Wilis di Kota Malang

by Jan 08 2026

Pasar buku Wilis merupakan salah satu tempat penjualan buku terlengkap yang terdapat di Kota Malang....

Meski Mahal, Vespa Matic Tetap Banyak Di...

by Jan 08 2026

Apa alasan yang membuat Vespa matic yang harganya mahal tetap diminati? Padahal dari segi fitur ngga...

Api Alam Tak Kunjung Padam di Bangkalan

by Jan 08 2026

Api tak kunjung padam merupakan kekayaan alam yg dimiliki warga Desa Genteng Kecamatan Konang Kabupa...

Mengenal Dunia Kerja Sejak Kecil, Mak Su...

by Jan 08 2026

Petani menjadi salah satu profesi yang paling dikenal di Indonesia. Berkecimpung didalam dunia perta...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top