Low Cost-High Class? Naik kereta api Tut, tut, tut… Siapa hendak turut? (Anonimus) Siapa yang tak kenal lagu tersebut? Pastilah dulu tidak pernah menjadi peserta PAUD. Sambil menunggu keberangka...
Bencana demi bencana datang silih berganti, dan tak akan berakhir. Tak akan pernah berakhir dan semakin serius tanpa adanya perubahan paradigma pembangunan. Pembangunan yang hanya mementingkan untung ...
Berkali-kali Markus Haris Maulana harus terbang menepis bola yang selalu ingin masuk ke gawangnya. Rasanya kita tidak sedang melihat permainan bola, tetapi baseball. Dan, “keinginan” bola untuk me...
Bangsa Indonesia memiliki penganut muslim terbesar di dunia. Ironisnya kerukunan interumat beragama (Islam) masih lumpuh, apalagi kerukunan antar agama yang masih terseok-seok. Berbeda dengan Negara y...
Rasanya saya sudah lama sekali tidak menguatak-atik beberapa buku koleksi pribadi. Di Kontrakan lama buku-buku hanya saya tumpuk bercampur dengan peralatan yang lain, sehingga hampir tidak bisa dibe...
Setiap masuk gerbang kampus, selalu tampak pemandangan yang mengharukan. Para gelandangan tua tuna wisma telah bersimpuh di tepi trotoar jalan masuk. Sementara di sekitar mereka, wajah dengan gaya per...