Daman Huri • Sep 19 2010 • 448 Dilihat
Angin tak pernah bertanya,, aroma apa yang dibawa. Semerbak melati, atau bangkai yang menyengat.
Angin tetaplah angin, berjalan dengan fitrahnya.
@Malang, Jum’at Pon, 9 Mulud 1430 H
Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Fasilitator Pendamping Desa tertinggal.
Hamparan gabah kering memenuhi terpal biru, di depan pabrik penggilingan beras berkapasitas puluhan ...
Bunyi letusan senjata api laras panjang, membahana ke seantereo hutan. Menggetarkan nyali tiap orang...
Pasar buku Wilis merupakan salah satu tempat penjualan buku terlengkap yang terdapat di Kota Malang....
Apa alasan yang membuat Vespa matic yang harganya mahal tetap diminati? Padahal dari segi fitur ngga...
Api tak kunjung padam merupakan kekayaan alam yg dimiliki warga Desa Genteng Kecamatan Konang Kabupa...
Petani menjadi salah satu profesi yang paling dikenal di Indonesia. Berkecimpung didalam dunia perta...
Belum ada komentar.
Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya
Silakan berkomentar. *
Nama *
Email *
Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.
Δ
Belum ada komentar.