Daman Huri • Sep 19 2010 • 532 Dilihat
Angin tak pernah bertanya,, aroma apa yang dibawa. Semerbak melati, atau bangkai yang menyengat.
Angin tetaplah angin, berjalan dengan fitrahnya.
@Malang, Jum’at Pon, 9 Mulud 1430 H
Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Fasilitator Pendamping Desa tertinggal.
Ketika membahas sepak bola Afrika, orang biasanya memulai dari tempat yang sama. Federasi yang beran...
Di ruang rawat inap VVIP Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie (AWS), Samarinda. Nampak belasan orang me...
Kemarin, sepulang dari kegiatan Pra Muscab IKA PMII di Malang, saat sedang scrolling media sosial se...
Dalam beberapa hari terakhir, ada satu lagu yang terus berulang terdengar di telinga saya. Anak saya...
Pecel lele. Dua kata yang lantas memunculkan bayangan: piring merah, sambal pedas mengepul, ikan hit...
Tubuh bocah kecil itu terbang jauh, saat dilemparkan lelaki tua bertubuh kekar di tengah sungai tanp...
Belum ada komentar.
Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya
Silakan berkomentar. *
Nama *
Email *
Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.
Δ
Belum ada komentar.