AveSticker

Gurauan Sang Mentari

Sep 07 2010322 Dilihat

Morning Sun

Jika pagi tlah tiba
Ku uuuiiiiiingin duduk bersama mentari,
yah di situ,
di sampingnya…..
Ikut tersenyum mengusir awan berarak-arak

Dia berkata, sudah sana
pergilah, kejar dan tangkaplah
rangkul dan peluklah

Namun, ku bilang pada sang mentari
Kenapa harus kukejar dan kutangkap?
Mengapa juga harus kurangkul?
Jika yang kuinginkan hanyalah,
dia bangun dan tersenyum bersamamu….

Maka, yang kulakukan….
kuambil selaksa tetes embun….
dan kusiramkan ke mukanya….
dan berkatalah aku….
bangun dan hadapi hidupmu dengan senyum….
karena mimpi tidaklah untuk dijalani….
Tabik

Sabtu, 06 Februari 2010

Gambar: http://www.sarpysam.com/plugin/tag/sunrise

Share to

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Fasilitator Pendamping Desa tertinggal.

Topik Terkait

Lele, Leluhur, dan Janji yang Terikat Wa...

by Mar 28 2026

Pecel lele. Dua kata yang lantas memunculkan bayangan: piring merah, sambal pedas mengepul, ikan hit...

JAWARA

by Mar 13 2026

Tubuh bocah kecil itu terbang jauh, saat dilemparkan lelaki tua bertubuh kekar di tengah sungai tanp...

Pencium Tembakau! Kelas Wahid Dunia

by Mar 05 2026

Sebagai sebuah profesi, Grader tembakau mungkin tak jamak dikenal bagi sebagian orang. Orang yang be...

Pinjol-Judol dan Riuh Ramadan: Guncangan...

by Feb 26 2026

Ramadhan di Indonesia bukan hanya menghadirkan cerita tentang puncak spiritualitas diri, tetapi juga...

Tangi (3)

by Feb 15 2026

Di antara mereka yang terdiam, lalu ada yang berdiri perlahan. Mencoba berbicara, untuk memberikan j...

Tangi (2)

by Feb 12 2026

Hubungan Niero dengan saudara sepupunya. Tidak terlalu dekat, dapat dikatakan jauh sekali. Semata-ma...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top