Judul: Doea Tanda Cinta
Produksi: Inkopad, Benoa dan Cinema Delapan
Sutradara: Ricky Soerafani
Pemain: Fedi Nuril, Rendy Kjaernett, Tika Bravani, Tio Pakusadewo, Rizky Hanggono, Inggrid Widjarnarko, Ernest Samudera
Tahun: 5 Juni 2015

Film bergenre action, drama dan romance ini bercerita tentang perjuangan sepasang sahabat di akademi militer. Bagus, pemuda sederhana yang memiliki keinginan untuk mensejahterakan keluarganya. Niatan tersebut mulai terbesit semenjak kematian ayahnya. Sang Ibu menginginkan ia menjadi seorang anggota militer agar tidak berkelahi dengan tetangga sekitar.

Sedangkan, Mahesa, berasal dari keluarga ningrat. Ayahnya merupakan salah satu panglima tinggi militer. Ia masuk militer karena tindakan represif dari ayahnya. Sang Ayah kesal dengan Mahesa karena selama ini hanya menghabiskan uang. Mendapati tekanan tersebut, Mahesa akhirnya memilih untuk masuk akademi militer sekaligus melanjutkan perjuangan ayahnya.

Bagus dan Mahesa bertemu di akademi militer dan menjadi sahabat yang erat. Keduanya menjalani kehidupan dan belajar hidup disiplin. Awalnya Mahesa tidak betah dengan kehidupan militer yang begitu ketat. Namun, lambat laun dengan bantuan Bagus akhirnya ia merasa betah juga.

Setelah lulus dari akademi militer, mereka bertemu dengan Bramantyo, kakak kelas tarunanya. Bramantyo kemudian mengajak mereka berdua ke rumah saudaranya. Disana mereka bertemu dengan Laras, kembang desa yang dewasa. Mereka berdua jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun, hanya Mahesa yang berani mengungkapkan isi hati. Sedangkan, Bagus memilih mencinta dalam diam.

Laras akhirnya menerima lamaran Mahesa, tetapi dengan syarat agar Mahesa menyelesaikan kuliahnya dahulu. Mendapati hal tersebut, Mahesa mulai ragu dengan Laras yang tak kunjung menyegerakan lamarannya. Apalagi, ia juga mendapatkan misi untuk menyelamatkan sandera dari LIPI.

Akhirnya, Mahesa bergabung dengan misi penyelamatan sandera yang disekap di sebuah hutan. Nahas. Mahesa mendapati situasi terpojok di medan penyelamatan. Mengetahui hal tersebut, Bagus langsung mencari Mahesa dan menolongnya. Namun sayang, Mahesa tidak dapat diselamatkan. Ia tewas sebagai seorang pahlawan.

Pasca gugurnya Mahesa, Bagus kemudian memberanikan diri mengungkapkan isi hatinya kepada Laras. Ia juga menjelaskan niatannya untuk memperistri Laras. Mereka berdua pun menikah dan menjalani kehidupan dengan bahagia.

Film yang menyuguhkan pemandangan camp militer ini banyak mengambil setting tempat di Magelang. Kisahnya bercampur antara cerita patriotik seorang perwira militer dengan bumbu romantis cinta segi tiga. Adegan penuh haru banyak disajikan. Menonton film ini, anda secara sekaligus diajak untuk berbangga dengan militer dan terenyuh karena cinta.