Tentang cinta yang menggebu
Tentangmu yang senantiasa merubah awan kelabu

Masa paling indah dalam elegi kehidupan bercinta bukanlah ketika sudah saling memiliki satu sama lain. Kata Mas Gigih, seorang narasumber yang juga mengaku sebagai tokoh percintaan terkemuka di wilayah RT-nya, PeDeKaTe adalah hal terindah dalam setiap rangkaian mencinta dan dicinta. Ia juga mengatakan bahwa jika waktu dapat diulang ia lebih memilih untuk mencinta tanpa jadian, merindu tanpa ikatan, dan menyayangi tanpa ketergantungan.

Mengamati gerak-gerik cowok yang sedang PeDeKaTe memang lebih mudah dibandingkan cewek yang sedang beradaptasi dengan hati yang baru. Rumus cinta menyebutkan bahwa cowok memulai cinta dari 100 menuju 0 dan cewek memulai cinta dari 0 menuju 100 harap jangan tanyakan dari mana angka tersebut didapatkan. Dari rumus tersebut, biasanya, cinta seorang cowok biasanya pol paling banter berusia 3 bulan. Sedangkan, si cewek akan benar-benar mencintai si cowok ketika sudah lebih dari 3 bulan sekali lagi jangan tanyakan sumber angka dan waktu tersebut, anggap saja itu benar.

Baik, untuk mempersingkat waktu mari kita langsung menuju fase-fase yang sudah diolah oleh tim redaksi avepress.com sebagai berikut:

Tertarik

Fase ini merujuk pada sifat manusia yang memiliki insting predator. Dengan radar yang kuat ditambah dengan jiwa adventurer yang dimiliki oleh cowok, fase ini sungguh sangat aduhai sekali. Pada fase ini, cowok biasanya mulai mengumpulkan data tentang target sembari melakukan kegiatan yang konyol. Mulai dari mencari tau tentang target hingga menunggu ditempat yang sama hanya untuk menabrakkan diri lantas bertukar nama.

Fase tertarik menggantungkan segalanya pada cover. Maka, jelas pepatah “don’t look the book just by the cover”, terpatahkan. Fase tertarik jelas mendasarkan semuanya pada penglihatan fisik. Negatifnya, fase ini belum bisa membedakan ketertarikan atas dasar apa. Ketertarikan fisik lebih terpusat atas apa yang menonjol dari subjek. Melihat Okky di Film Ketika Cinta Bertasbih tentu berbeda dengan melihat Pamela tatkala sedang goyang dribble. Ketertarikan atas apa yang menonjol dari keduanya juga sepantasnya berbeda. Jika melihat Okky tertarik dengan senyuman dan tutur katanya yang halus, tatapan tajam kepada Pamela tentu terpusat pada. . . .Ahh, Sudahlah.

duo serigala parodi

Kagum

Kagum bisa berarti takjub, bisa juga bermakna nafsu yang tak terwadahi dengan baik. Fase ini sudah tidak lagi merujuk dan menggantungkan segalanya hanya pada cover. Lebih dari itu, fase ini muncul dari beberapa aktivitas yang bersinggungan dengan do’i. Fase ini lebih mendasarkan pada beberapa kecocokan dan nilai positif yang diberikan pada target. Bisa kecocokan umur, sifat, nomor sepatu, sampai ukuran lingkaran perut.

Fase ini meletakkan subjek sebagai sosok yang dipuja dan diistimewakan. Namun, pengistimewaannya berbeda. Pengistimewaannya tak menggebu yang lantas dapat membuat atau menghidupkan undang-undang baru layaknya permintaan undang-undang pengistimewaan Presiden.

Hasrat Memiliki atau Menaklukkan

sok careFase ini biasanya fase paling menyenangkan sekaligus menakutkan. Fase ini ditandai dengan intensitas sms atau bbm yang mulai rutin hingga menjadi likers tetap dan ahlul retweet status-status do’i di medsos. Pada fase ini akan diketahui pula bagaimana reaksi target dengan segala modus yang cowok lakukan. Pertanyaan-pertanyaan tidak penting seperti “lagi apa?”, “sudah makan?” hingga pesan sok care seperti “makan yang banyak, biar gak sakit” akan diulang-ulang hingga batas yang tidak ditentukan.

Bahayanya, fase ini biasanya sang cowok sudah berani nembak. Tentu dengan segala pertimbangan respon dari target dan keadaan sekitar. Ingat! Mempertimbangkan keadaan sekitar juga penting, meskipun sinyal dari do’i sudah unlimited. Kan gak lucu nembak waktu do’i lagi boker.

And dear, Girls. Hati-hati! Kalau sampai kamu jadian sama itu cowok di fase ini. Percayalah, hubunganmu 75% diambang perpisahan dalam waktu 3 bulan. Ia akan mencampakkanmu layaknya Lee Min Hoo yang kamu like akun resminya tapi tak pernah menyebut namamu bahkan dalam bersinnya.

Suka

Fase ini tepat jika ditaruh diantara hasrat untuk memiliki dengan cinta. Suka belum tentu cinta, tapi ia lebih dari sekedar ingin memiliki. Jika suka adalah Rab Ne Bana Di Jodi. Ia tak akan setulus Surrinder Sahni. Namun, mustahil ia seguyon Raj Kapoor.

Fase ini lebih banyak dipenuhi dengan aktivitas penuh canda tawa dan suka cita. Mulai dari senyum-senyum sendiri ketika menerima pesan hingga gengsi dibayari makan tatkala sedang kencan. Adaptasi antar keduanya dimulai dengan penyelarasan hobi hingga kegiatan sehari-hari. Jadian saat fase ini juga lebih mendingan daripada fase sebelumnya. Dan untuk sahabat atau orang disekitarnya, bisa dipastikan kalian semua akan dipaksa ngontrak. Karena dunia hanya milik mereka berdua.

Cinta

Selamat menikmati asam-manis hubungan dengan pasangan anda. Akan ada masa dimana orang ketiga hadir, apalagi orang ketiga selalu hadir di saat yang paling tepat. Semoga langgeng dan jaga sekuat mungkin hingga maut yang akan memisahkan.

Gandengan Tangan

Tentang senyummu dan wajahmu tatkala tersipu malu
Tentang tatapan matamu yang sayu
Dan,
Tentang cintaku yang hanya kepadamu

10 COMMENTS

  1. pengalaman Anda mengatakan demikian. kalau saya sih sepakat dengan masa aktif cinta cowok terhadap cewek hanya 3 bulan pertama, selebihnya cowok akan berperilaku seperti kartu pascabayar yang harus mengeluarkan kocek per bulan.
    Namun jika saya sebagai seorang Anang Hermansyah (alumni penyanyi rock) dan membaca tulisan Anda yang cukup nice (font italic) dan cukup “facing” (bersifat liquid, bisa diartikan sendiri), saya tidak sepakat dengan statement 3 bulan tersebut. Anyway (font italic), tulisan Anda luar biasa. Like it (font italic).

  2. […] waktu tak semuanya benar. Hal ini juga menjawab apa yang dikatakan MasBen dalam tulisan berjudul 5 fase cowok yang sedang jatuh cinta. Kenyatannya, konsep melihat segalanya dari cover tak melulu benar. Mungkin MasBen bisa segera […]

  3. […] Ditunjang dengan style dan gaya hidup yang modern, tipe ini paling banyak diketemukan di zaman sekarang. Jika diperbolehkan menarik garis panjang, Ronaldo adalah prototype yang coba diadopsi oleh cowok ala Drama Korea atau anak ibukota. Tipe ini juga mengedepankan penampilan fisik sebagai penawaran terbaik untuk menarik simpati. Jika kamu pernah melihat cowok sedang nongkrong di café, memakai jam tangan, banyak gelang (baik dari karet maupun dari tali raffia), dan dengan mata sedikit jelalatan. Maka menjadi lazim jika kamu menuduh ia adalah tipe Ronaldo dalam makna yang ikhfa’. […]