AveSticker

Rumahku…

Sep 21 2010437 Dilihat


Secarik kerts kecil dengan seutas pena

Menyisir aku tulis bait-bait surga

Juga syair yang berubah mencekam

Bagai neraka

Di sini…

Di rumah ini

Inilah sumber semua energiku

Inilah sumber semua cinta dan asaku

Dan di sini, sumber pahit getirku

Di sini pula, semua itu berakhir

Inilah waktu

Saat atap kayu termakan waktu

Menancap kegelisahan menghitung waktu

’kapan atap ini roboh?’

atau tiang penyangga yang lapuk

terbungkus rayap-rayap yang terus merayap

tak kenal waktu, pantang menyerah

di sini

seekor kucing putih hitam putih termangu

lelap di kursi kayu

menunggu nasi ikan asin

menjadi teman canda ibu

yang sendirian…

yang kesepian…

rumah ini

terbeli 1998 lalu

sesaat setelah pekik reformasi

menjadi satu, aku dan ibu

di sini…

mimpi-mimpi itu coba aku beli

ditengah gelisah akan waktu

rumah lapuk yang tak jua aku sanggup

sekedar memugar demi kelayakan

rumah ini…

mungkin sejelek gubuk meliuk tertiup angin

menjadi saksi emosiku

saksi marah dan sedihku

juga saksi atas kepenatan

sekaligus tawa dan kebahagiaan

di sini…

rumah ini menjadi oase

nyata dan fatamorgana

aku dan ibu

mengukir waktu yang kian angkuh

tak memberiku kesempatan

untuk mendekap erat semuanya

ditulis kembali di malang, 21 September 2010

Tags:
Share to

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Tinggal di Blitar.

Topik Terkait

JAWARA

by Mar 13 2026

Tubuh bocah kecil itu terbang jauh, saat dilemparkan lelaki tua bertubuh kekar di tengah sungai tanp...

Pencium Tembakau! Kelas Wahid Dunia

by Mar 05 2026

Sebagai sebuah profesi, Grader tembakau mungkin tak jamak dikenal bagi sebagian orang. Orang yang be...

Pinjol-Judol dan Riuh Ramadan: Guncangan...

by Feb 26 2026

Ramadhan di Indonesia bukan hanya menghadirkan cerita tentang puncak spiritualitas diri, tetapi juga...

Tangi (3)

by Feb 15 2026

Di antara mereka yang terdiam, lalu ada yang berdiri perlahan. Mencoba berbicara, untuk memberikan j...

Tangi (2)

by Feb 12 2026

Hubungan Niero dengan saudara sepupunya. Tidak terlalu dekat, dapat dikatakan jauh sekali. Semata-ma...

Tangi (1)

by Feb 10 2026

Dua sosok lelaki tua, tiba-tiba mendekati tubuh Niero yang terbaring tak berdaya. Mereka berteriak t...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top