Ramadhan membawa berkah, agaknya kalimat ini cukup relevan berlaku sepanjang zaman. Bulan besar umat Islam yang diperingati setiap tahun selalu memberikan kontribusi yang besar dalam menggerakkan sektor perokonomian. Super market kebanjiran pengunjung, pedagang pasar tersenyum mengais keuntungan yang besar, termasuk pedagang dadakan ala ramadhan.

Pasar Takjil Sulfat Kota Malang
Di beberapa titik sudut kota hampir setiap bulan ramadhan selalu menjadi tempat para pedagang ta’jil menjual aneka macam masakan siap saji. Sebut saja dijalan Soekarno –Hatta dan Jalan Raya sulfat hampir setiap hari di bulan Ramadhan selalu ramai dikunjungi orang untuk membeli makanan atau minuman untuk persiapan buka puasa. Agaknya dengan kesibukan masing-masing orang, semakin sedikit waktu untuk menyiapkan masakan untuk keluarga. Hal ini yang ditangkap sebagai peluang bisnis bagi sebagian orang.
Menu yang ditawarkan cukup banyak macamnya, sate, pecel, pepes, rawon, gule, aneka joice dan masih banyak lagi menu yang lain. Selain murah, menurut beberapa pengunjung rata-rata masakannya cukup enak. Hampir bisa dipastikan kawasan jalan Raya sulfat setiap harinya rame dan cenderung macet karena banyaknya pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh untuk buka puasa keluarganya.
Ada sekitar 155 stand yang disiapkan oleh petugas Kelurahan Purwantoro kecamatan Blimbing untuk menampung para pedagang tahunan tersebut. Tentu setiap orang yang ingin berjualan ditempat tersebut harus mendaftar dulu dengan membayar sewa stand.
Alumni S-2 FIA Univ. Brawijaya Malang. Berorganisasi di KOMDEK Malang, Averoes Community, Lakpesdam NU Kota Malang s/d GP ANSOR Jawa Timur. Pernah bekerja di Panwaslu Kecamatan 2008, Pimred Pandanwangi Newsletter 2010, Jurnalis NIMD Belanda & KID Jakarta, Komisioner KPU Kota Malang 2009-2014, Dewan Riset Daerah Kota Malang dll
Belum ada komentar.