Very Yudha • Feb 25 2026 • 14 Dilihat

Produksi: Genta Buana Pitaloka
Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meilia, Jill Carissa, Yuni Sulistyowati, Chairil J.M, Fitria Anwar, Irman F.R Heryana Lilis Sugandha, Anika Hakim, Choky Andriano, Rizal Muhaimin, Lyra Virna
Sutradara: Dasri Yacob
Tahun: 2000
Sebelumnya, setelah Pangeran Magora kalah dan berhasil dijebloskan ke penjara, Pangeran Halemu ditasbihkan dan diangkat menjadi Adipati Girisadersya yang baru. Kebahagiaan pun dirasakan sang ibu, karena putranya memperoleh haknya sebagai seorang adipati. Doa dan harapan dipanjatkan agar Pangeran Halemu mampu memimpin kadipaten dengan bijaksana, penuh cinta, serta welas asih kepada rakyatnya.
Di sisi lain, pasca kekalahan Nyai Durgandhini, Lokahita dan Syudawirat melarikan diri dan berpisah ke arah yang berbeda. Nyai Durgandhini kemudian melanjutkan perjalanannya dan secara tidak sengaja bertemu dengan sahabat lamanya, Khasmala. Dahulu, Khasmala merupakan seorang pendekar yang pernah dikalahkan oleh Durgandhini. Namun kini ia telah berubah. Khasmala berhasil mempelajari ilmu teluh dari tanah Hindustan, bernama Teluh Pinaki, yang ia peroleh dari seorang guru bernama Bahadur.
Merasa tidak percaya dengan perubahan tersebut, Durgandhini menjajal kesaktian Khasmala. Pertempuran pun tak terelakkan. Saling adu serangan dan pukulan mereka lancarkan hingga akhirnya Khasmala mengeluarkan sebuah boneka golek yang akan digunakannya untuk meneluh Durgandhini. Dengan rasa sombong, Durgandhini mencoba menyerang kembali, namun serangannya berhasil ditangkis. Melalui japa mantra yang dilafalkan Khasmala, boneka golek itu disentuhkan ke bagian tertentu, hingga rasa sakit luar biasa dirasakan oleh Nyai Durgandhini. Jeritan kesakitan pun terdengar, membuat Khasmala semakin jumawa karena merasa dirinya tidak lagi sama seperti dahulu.
Menyadari kekalahannya, Durgandhini meminta maaf dan mengajak Khasmala menjadi sekutu untuk membalas dendam kepada Prabu Angling Dharma dari Malwapati. Khasmala menawarkan rencana untuk meneluh sang prabu dengan perantara boneka golek. Kesepakatan pun tercapai. Khasmala kemudian mengajak Durgandhini ke gubuk tempat tinggalnya untuk bersiap melancarkan serangan jarak jauh melalui Teluh Pinaki dari Hindustan.
Boneka golek, dupa, dan sesajen telah disiapkan. Khasmala melafalkan japa mantra dengan tujuan mengirim teluh kepada Prabu Angling Dharma. Teluh berhasil dikirim, namun Durgandhini masih meragukan hasilnya. Untuk membuktikan keberhasilan teluh tersebut, Khasmala mengajak Durgandhini menyamar sebagai sepasang saudagar dan menyusup ke pasar alun-alun Malwapati.
Sementara itu, kondisi di dalam Kedaton Malwapati tengah diliputi duka. Sang raja yang bijak jatuh sakit keras. Patih Batik Madrim dilanda kepanikan, lalu mengutus Tumenggung Prabaskara dan Tumenggung Darmayudha untuk memanggil seorang resi linuwih guna membantu menyembuhkan penyakit sang prabu. Batik Madrim juga berpesan kepada seluruh rakryan agar rakyat dihimbau tetap tenang, dengan penjelasan bahwa sang raja hanya mengalami sakit biasa.
Resi yang dipanggil akhirnya datang, namun japa mantra serta doa-doa yang dipanjatkan belum mampu menyembuhkan penyakit sang prabu. Kekhawatiran pun menyelimuti sang permaisuri, Dewi Sekarwangi. Ia diliputi kebimbangan dan tangis, sebab Prabu Angling Dharma belum juga siuman setelah lebih dari satu minggu. Dengan ditemani Batik Madrim, sang permaisuri terus memikirkan jalan terbaik demi kesembuhan sang prabu.
Cerita di atas menyiratkan pesan bahwa setiap manusia dalam kehidupan bermasyarakat akan mengalami kondisi sehat dan sakit. Saat berada dalam keadaan sehat, sudah sepatutnya kita bersyukur. Ketika sakit, kita pun tetap perlu bersyukur sembari berusaha mencari kesembuhan, baik melalui pengobatan medis maupun alternatif. Setiap jasmani manusia memiliki kondisi yang berbeda, dan sakit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Oleh karena itu, menjaga tubuh dengan asupan makanan bergizi, diimbangi olahraga yang cukup, serta tidak lupa berdoa kepada Tuhan agar senantiasa diberikan kesehatan, menjadi hal yang sangat penting.
Produksi: Genta Buana Pitaloka Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Mei...
Produksi: Genta Buana Pitaloka Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Mei...
Produksi: Dari Hati Film Entertainment Pemain: Rio Dewanto, Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, Jolen...
Produksi: Kharisma Starvision Plus Pemain: Nadya Arina, Putri Ayudya, Rangga Azof, Sujiwo Tedjo, Ind...
Produksi: MVP Pictures Pemain: Aulia Sarah, Agla Artalidia, Dimas Aditya, Cindy Nirmala, Ence Bagus,...
Produksi: BASE Entertainment dan Beacon Film, Pemain: Ringgo Agus Rahman, Dian Sastro Wardoyo, Ali F...

Belum ada komentar.