Hampir semua orang menyepakati jika keseriusan hidup mulai terbentuk di masa SMA. Mengapa? Karena SMA adalah masa peralihan dari remaja beranjak dewasa.

Tak hanya itu, putih abu-abu adalah pemenang. Ia berhasil memenangkan beberapa tempat di hati yang tak mungkin terganti. Beberapa kenangan tersebut tak jarang menyangkut terlalu dalam di masa tersebut.

Berikut adalah beberapa hal yang sering kita jumpai dan ingat di masa putih abu-abu.

1. Hukuman Karena Telat Upacara

Senin adalah momok bagi sekian banyak orang, tak terkecuali siswa. Jika minggu adalah hari untuk melepaskan kepenatan, maka senin adalah mimpi buruk yang rutin datang. Dan biasanya ketidakmampuan untuk move on dari minggu selalu menghampiri benak siswa.

Ayo cepat! Jangan bicara saja via Majalahouch
Ayo cepat! Jangan bicara saja via Majalahouch

Tragedi macam lari memutari lapangan hingga berdiri berpanas-panas ria kemudian ditertawakan oleh teman-teman adalah kesekian indikator kelaziman punishment telat datang upacara. Kenangan macam ini pasti membekas, apalagi jika diantara suara tawa nyaring tersebut keluar dari pita suara gadis pujaan. Aisshhh. Kamu harusnya senyum-senyum sendiri sembari berkata, “Ya. Aku pernah mengalaminya.”

2. Lupa atau Sengaja Tidak Membawa Buku?

Hihihii. Ini sudah pasti pernah dialami oleh semua siswa. Yak, lupa atau bahkan dengan sengaja tidak membawa buku pelajaran. Berangkat pagi, tidak belajar di malam harinya, atau tidak punya jadwal pelajaran, mengakibatkan ketiadaan buku pelajaran di dalam tas.

Kasus macam ini paling sering terjadi pada pelajaran matematika. Namanya aja udah gak suka, ngapain harus dibawa. Sekalian aja maksudnya. Udah basah, sekalian nyebur. Gak bisa matematika ya sekalian gak bisa aja. Ngapain pake dipaksa-paksa. Ini masalah hati kan yaa?

3. Nongkrong Dulu, Sekolahnya Besok Masih Bisa

Kebiasaan punya geng di masa SMA ternyata juga berimbas sama perilaku kita lho. Apalagi kalau gengnya itu berisi anak-anak gaul dengan formasi full attacking. Pasti beberapa kali akan terpaksa bolos gegara mereka-mereka itu.

Ehh-ehhh, tau gak, katanya Eneng lagi jatuh cinta lhoo. Ciee. .
Ehh-ehhh, tau gak, katanya Eneng lagi jatuh cinta lhoo. Ciee. .

Hal ini sama dengan kasus nomor tiga. Bolos sekolah banyak dilakukan ketika dalam satu hari jadwal banyak berisi pelajaran yang gak disuka. Daripada nanti masuk terus disuruh maju ke depan kelas, mendingan duduk di warung menikmati kopi sama gorengankan?

4. Keluar Masuk Ruang BK

Tenang saja. Hal semacam ini gak cuma terjadi sama kamu yang nakal kok. Siswa rajin, cupu, dan lugu juga kadang mengalaminya. Guru BK kan kadang emang kayak jin. Tiba-tiba ada dan, “Hai, Kamu. Bajumu kenapa itu keluar? Sini masuk ruang BK!”

Aku berlindung dari penjara sunyi bernama BK via BP.Blogspot
Aku berlindung dari penjara sunyi bernama BK via BP.Blogspot

Bagusnya, kamu yang sering masuk ruang BK, biasanya semakin sama akrab sama itu guru. Dan ketika sudah akrab, guru BK yang sebelumnya seperti Mak Lampir atau Rahwana tiba-tiba berubah menjadi Sembara atau Sri Rama. Iyakan?

5. Kutitipkan Perasaan Di Meja Kerinduan

Ini biasanya terjadi sama dua macam makhluk. Pertama, mereka yang emang sedari lahir diberikan sifat usil berlebih. Kedua, mereka yang tidak mampu mengungkapkan perasaan lewat tatapan dan perkataan.

Kalau sayang ndak usah bawa-bawa santet juga keless. .
Kalau sayang ndak usah bawa-bawa santet atau istikhoroh juga keless. .

Makhluk pertama biasanya menulis tidak jelas. Bisa tanda tangan, gambar-gambar pemandangan, atau juga simbol-simbol artis atau grup band kesayangan. Sedangkan, untuk kasus yang kedua, paling banyak menulis, “Aku mencintaimu”, “Toto dan Eneng (penulisan “dan” paling banyak menggunakan lambang hati).” Mau gimana lagi, namanya orang kasmaran. Jatuh cintakan emang mengurangi beberapa kecerdasan.

6. Surga itu Berada Dibalik Tembok Sekolah

Konon, kata Babad Tanah Jonegoro, cara untuk mencapai surga ada dua. Pertama dengan cara normal. Kedua dengan cara akselerasi. Cara normal ya menjalani perintah Tuhan sebagaimana umumnya. Akselerasi dicapai dengan memperbanyak berbuat baik dengan skala besar macam shodaqoh atau infaq di jalan kebenaran.

Ehh, pegangin kaki, bukan pantat, dodol!
Ehh, yang dipegangin kaki. Bukan pantat, Dodol!

Senada dengan hal tersebut, surga siswa yang sudah dipatok berada diluar tembok sekolah pun memiliki dua metode untuk segera menggapainya. Pertama dengan cara menyelesaikan jam pelajaran dan keluar bersama jamaah. Kedua dengan cara akselerasi memanjat tembok tinggi yang membentengi sekolah. Dan cara kedua lebih memiliki nilai kenangan yang lebih tinggi. Meski secara nilai-nilai kebenaran tiada diperbolehkan.

7. Keceplosan Rasan-Rasan Guru Killer

Yang ini gak usah dijelasin dehh. Udah pasti semuanya pernah ngelakuin.

Beberapa hal diatas tentu saja menjadi goresan tinta selama menjalani masa SMA. Beberapa akrab dengan salah satu poin, beberapa juga ada yang akrab sama semua poin. Apapun itu, masa SMA memang paling indah. Apalagi kalau punya cerita cinta semasa SMA. Wihh, semakin dalam kenangannya.

Selamat Hari Pendidikan dan Selamat Belajar.

 

Sumber gambar: http://majalahouch.com/newversion/wp-content/uploads/2015/07/cover-masa-SMA.jpg