AveSticker

Wanita Persembahan (Tutur Tinular)

Jan 17 20161.598 Dilihat

Judul: Wanita Persembahan
Produksi: Genta Buana
Sutradara: Muchlis Raya
Pemain: Anto Wijaya, Li Yun Juan, Trixie Fadriane, Reyvaldo Luntungan, Sawung Sembada
Tahun: 1997

Prabu Kertarajasa Jayawardhana sedang mengalami sakit parah. Namun, atas titahnya, sakit yang dideritanya tidak boleh diketahui oleh rakyat dan para petinggi kerajaan Majapahit. Perintah tersebut ia berikan kepada Patih Nambi yang kemudian disampaikan kepada Tabib Ra Tanca.

Diakhir hayatnya, Prabu Kertarajasa Jayawardhana berpesan kepada Kalagemet atau Jayanegara untuk meneruskan tampuk kepemimpinan Kerajaan Majapahit. Sang Prabu berpesan, “seorang raja harus mampu melihat di dalam gelap. Mencari putih dari yang hitam dan menemukan timur di sebelah barat.” Mendengar pesan tersebut, Jayanegara kebingungan. Ia kemudian mencari-cari apa makna dari pesan tersebut.

Di pihak lain, sekembalinya Ra Kuti ke kedaton kerajaan, Ra Semi menceritakan berita pembentukan pasukan kerajaan oleh Dyah Halayudha. Pembentukan pasukan tersebut disinyalir untuk melawan Pasukan Bhayangkara pimpinan Patih Nambi. Hal ini adalah salah satu cara yang dilakukan oleh Dyah Halayudha untuk mempengaruhi Prabu Jayanegara guna melanggengkan niat menjadi seorang patih kerajaan. Dyah Halayudah juga memberikan pengaruh buruk kepada Sang Raja untuk bersenang-senang dengan bermain wanita dan mabuk-mabukan.

Kebiasaan buruk tersebut terdengar oleh ibu Suri Tribuaneswari. Sang Ibu Suri kemudian meminta Prabu diminta untuk menghentikan perilaku buruknya. Ia khawatir perilaku tersebut akan dijadikan contoh oleh rakyatnya. Kebiasaan buruk bermain wanita Sang Prabu berlanjut hingga peristiwa penculikan calon pengantin untuk dijadikan selir. Karena perbuatan tersebut, keluarga calon pengantin yang tidak terima melakukan perlawanan hingga terjadi pertumpahan darah. Peristiwa tersebut membuat calon pengantin laki-laki dan orang tua laki-laki tewas.

Setelah pertempuran, calon pengantin perempuan yang terluka dibawa ke kedaton. Ia kemudian ditolong dan disembuhkan oleh Ra Tanca. Naluri lelaki Ra Tanca muncul, diam-diam ia jatuh cinta kepada Priharsini dan berniat untuk membawa lari. Priharsini diperkenalkan kepada Mei Shin. Priharsini diceritakan mengenai nasibnya kelak ketika benar-benar menjadi pemuas nafsu belaka Sang Raja.

Pesan yang tersirat dalam kisah ini adalah tentang hilangnya kesadaran ketika sudah menduduki posisi penting. Nafsu yang disalahkangunakan oleh seorang pimpinan untuk melakukan sesuatu seenaknya sendiri. Prabu Jayanegara adalah contoh nyata kasus tersebut. Karena sudah merasa memiliki segalanya, ia seenaknya sendiri melakukan sesuatu dan melupakan kewajiban lain. Hal ini tentu harus menjadi perandaian yang tepat untuk para pemerintah hari ini.

Share to

Pantang lari dari gelanggang corong palayu

Topik Terkait

Dear X, Kisah Perempuan Haus Pengakuan

by Jan 07 2026

Film Dear X merupakan karya drama psikologis asal Korea Selatan yang mengangkat sisi gelap kehidupan...

Ajian Malih Rupa (Episode 36)

by Dec 19 2025

Sebelumnya, saat kisruh terjadi ketika Ki Tuntang akan mendapatkan hukuman gantung dari Kerajaan Sim...

Utusan Malwapati (Episode 35)

by Jan 18 2022

Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...

Kidung Cinta Patih Batik Madrim (Episode...

by Jan 14 2022

Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...

Balada Cinta Kalyana Tantri (Episode 33)

by Jan 12 2022

Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...

Pembalasan Dewi Sintawati (Episode 32)

by Jan 10 2022

Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top