AveSticker

Miliaran Cuan dari Dracin

Jan 29 202683 Dilihat

Drama China banyak mendapatkan banyak penonton di Indonesia, fenomena ini berangkat dari kemudahan akses. Drama China yang familiar dengan sebutan “Dracin” menjadi perbincangan tidak hanya di antara bapak-bapak di warung kopi. Kalangan muda-mudi di tiktok menjadi bagian dari hype pada banyak video pendek dan serial yang kerap menampilkan kemegahan CEO.

Netizen yang belakangan ikut belajar dalam bersikap ketika menjalankan pekerjaan, pada sebuah komentar dalam postingan salah satu netizen menyatakan sikap dengan berkomentar, “Saya tidak akan meremehkan profesi OB karena ternyata dia adalah anak konglomerat yang ditemukan”-sampai pada drama kemampuan tak terhingga dengan dengan simbol “black card” atau kartu kredit tanpa batas penggunaan.

Keindahan fantasi menjadi pengisi hiburan yang disepakati oleh banyak masyarakat nusantara, kekosongan hiburan drama yang mendukung kelas bawah untuk bangkit dari keterpurukan.

Kemampuan Dracin dalam menyampaikan kisah heroik menjadi pengingat masa lalu pada kisah masa lampau tentang Roro Jonggrang yang meminta Bandung Bondowoso membangun 1.000 candi dalam satu malam, atau Sangkuriang yang ingin membendung Sungai Citarum dalam semalam.

Fantasi pada masa lampau dalam plot penggunaan keris yang bisa digunakan untuk melakukan banyak hal, dari kemampuan magis hingga meningkatkan tingkat ketampanan.

Kemegahan dracin yang kerap menampilkan kekayaan dengan bentuk mobil sport atau super car yang diraih oleh tokoh utama, menjadi fantasi atas kemampuan rakyat sederhana yang sedang bangkit melawan ketidakadilan.

Redupnya drama lokal yang terkenal dengan soundtrack Hati yang Kau Sakiti yang terkenal dengan “ku menangis” menjadikan Dracin sebagai media hiburan pengganti yang jenuh dengan FTV. Fantasi yang membuat puas hati para penon betah untuk menatap layar berdiri, dari sumber IDN times menyebutkan ratusan juta hingga milyaran tayangan agregat di platform online.

VCD Bajakan dan Reuploader

Pada masa lampau fenomena pembajak VCD menjadi sumber dapur yang ngebul, banyak penjual video musik dan film dalam bentuk video bajakan sebagai salah satu model penambah cuan. Fenomena Dracin yang kerap kali memberikan fantasi atas hausnya hiburan atas ketidakadilan dan bangkitnya si miskin menjadi pembela kaum lemah ini juga tidak luput dari kalangan pencari cuan di era digital saat ini. Ada banyak reuploader yang menjadikannya sebagai peluang untuk memenuhi jam tayang yang fantastis.

Manfaat robot penerjemah untuk dijadikan sebagai alat paling mudah demi melayani para penonton Dracin di banyak platform online dari Youtube dengan sumber iklan dari adsense sampai Facebook dengan Meta-ads.

Share to

Penyuka perkembangan teknologi informasi.

Topik Terkait

Makan Bergizi Gratis dan Logika Kebijaka...

by Feb 11 2026

Terhitung sejak bergantinya kepemimpinan presiden, Indonesia mengalami beberapa perubahan tatanan ya...

Muraqabah di Era Digital: Esensi Pengawa...

by Feb 10 2026

Di sebuah ruang guru yang tenang, Pak Ahmad menatap layar tabletnya. Sebagai seorang pengawas pendid...

Resesi Pelaminan: Membaca Pergeseran Str...

by Feb 07 2026

Bukan Sekadar Angka yang “Rontok” Belakangan ini, selain angka IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan...

Futsal dan Cara Kita Membaca Kemenangan

by Feb 06 2026

Futsal Indonesia hari ini bergerak seperti seseorang yang mulai mengenali bayangannya sendiri. Ia be...

Kepemimpinan Partisipatif: Kunci Meningk...

by Feb 05 2026

Di tengah derasnya arus perubahan zaman, pesantren tidak lagi cukup hanya bertahan dengan tradisi la...

https://gemini.google.com/app/f205ed060cba8c07?hl=id

GenAI dan Sanad Keilmuan Agama Ahlussuna...

by Feb 04 2026

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) menandai sebuah fase baru dalam sejarah pera...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top