Very Yudha • Dec 19 2025 • 58 Dilihat

Sebelumnya, saat kisruh terjadi ketika Ki Tuntang akan mendapatkan hukuman gantung dari Kerajaan Simbarmanyura lalu kemudian dibebaskan oleh Nyai Dewi Sintawati hingga berhasil melarikan dari kejaran para prajurit Simbarmanyura dibawah pimpinan Nyai Durgandini dan patih Kerajaan yakni Kalamurka. Dan ditengah pengejaran itu, Nyai Dewi Sintawati ditolong oleh Suliwa yang datang tiba-tiba membantu karena musuh sama yakni Nyai Durgandini. Pertarungan terjadi, adu kanuragan dan kadigjayan ditunjukan, namun lagi-lagi Durgandini licik dan memilih kabur karena merasa akan kalah oleh Nyai Dewi Sintawati dan Suliwa.
Setelah itu, Patih Kalamurka melaporkan kegagalan kepada Sang Raja karena telah gagal menangkap perusuh Nyai Dewi Sintawati dan Suliwa. Kalamurka mempunya tawaran ide kepada Sang Raja Simbarmanyura untuk melakukan balasa dendam kepada Malwapati, Kalamurka menganggap mempunyai musuh yang sama yakni Raja Malwapati Prabu Angling Dharma.
Dan disisi lain Ki Tuntang diberi sarn Suliwa untuk kembali ke Malwapati guna menghadap kepada Sang Prabu dan Patih Batik Madrim. Karena telah lama tidak melakukan sowan ke pasewanan raja.
Ditempat lain, yakni Syudawirat bersama Lokahita sedang melakukan tapa brata guna memperdalam ilmu Ajian Malih Rupa dari sang Guru Sarkayudha. Bahwa Ajian Malih rupa berbeda dengan Ajian Halimun, karena proses dan tahapannya yang berbeda. Kegagalan demi kegagalan tentu akan menghinggapi, namun dengan kesabaran dalam melewati setiap proses, kegagalan tersebut pasti akan mudah dilampui. Sang Guru Sarkayudha merupakan pasangan pendekar dari Nyai Durgandini, untuk itu Syudawirat dan Lokahita dipilih sebagai penerus dari Nyai Durgandini dan Sarkayudha.
Ketika proses tapa brata Syudawirat sesuai dengan arahan dari sang Guru Sarkayudha, datanglah Nyai Durgandini untuk menjenguk dan mengajak bergabung kembali bersama Kerajaan Simbarmanyura untuk melawan Malwapati. Lantas, Syudawirat, Lokahita dan durgandini berpamitan kepada Sang Guru Sarkayudha untuk kembali ke kerajaan Simbarmanyura. Namun ditengah perjalanan mereka bertemu dengan Aditya dan Kalyana Tantri dan pertempuran dan terelakkan lagi diantara mereka.
Aditya dan Kalyana Tantri hampir kalah oleh Syudawirat karena menggunakan Ajian Malih Rupa untuk menyerang Aditya dan Kalyana Tantri. Serangan demi serangan menghantam aditya sampai terhempas dan terluka cukup parah. Namun keberuntungan masih menghinggapi Aditya dan Kalyana Tantri, dan diselamatkan oleh seorang pendekar muda yaitu Arum Kemangi lantas kemudian membawa pergi mereka. Setelah berhasil lolos dari kejaran Syudawirat, Lokahita dan Durgandini. Lalu kemudian arum kemangi diajak oleh Aditya dan Lokahita menuju Malwapati untuk menghadap Sang Prabu Angling Dharma.
Cerita diatas mensiratkan pesan bahwa seseorang yang sedang menuntut ilmu pengetahuan baik ilmu sosial masyarakat budaya atau keagamaan, sudah seyogyanya dapat ditularkan kepada orang lain agar mendapatkan keberkahan. Karena setiap ilmu bisa didapatkan dari mana saja, dan oleh siapa saja. Dengan catatan dalam diri masih-masing individu mampu mengelolanya guna kebaikan bagi lingkungan sekitar.
Produksi: Genta Buana Pitaloka
Pemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meilia, Jill Carissa, Yuni Sulistyowati, Chairil J.M, Fitria Anwar, Irman F.R Heryana Lilis Sugandha, Anika Hakim, Choky Andriano, Rizal Muhaimin, Lyra Virna
Sutradara: Dasri Yacob
Tahun: 2000
Film Dear X merupakan karya drama psikologis asal Korea Selatan yang mengangkat sisi gelap kehidupan...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...
Produksi: Genta Buana PitalokaPemain: Anto Wijaya, Candy Satrio, Roy Jordy, Errina G.D, Suzanna Meil...

Belum ada komentar.