AveSticker

UFORIA

Feb 10 2011403 Dilihat

Senin pagi 24 Januari 2011, warga sleman heboh dengan bentuk crop circle yang ada di sebuah desa di kecamatan Brebah, Yogyakarta. Televisi menyiarkan berkali-kali, tidak kalah media massa lokal, internet dan berbagai jaringan sosial maya asyik membicarakan hal ini. Tak terkecuali dengan teman-teman saya di sekolah. Kami penasaran, akhirnya selasa, 25 Januari pagi kami pergi ke lokasi yang memang tidak jauh dari kota Yogyakarta.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit menggunakan motor pribadi, kami tiba dilokasi sekitar pukul 10.30. Tidak disangka lokasi sudah penuh sesak pengunjung, penjual es krim, penjual mainan, penjual minuman dingin, polisi, wartawan beserta reporternya dan lainnya. Yes, that right! desa ini tengah menjadi lokasi wisata baru, setelah wisata bencana merapi.

Untuk melihat crop cirle dengan view yang bagus dari atas, kita harus naik bukit batu kapur yang bisa dikatakan curam. Harus ekstra hati-hati karena hujan semalam menyebabkan bukit batu kapur licin dan terdapat lumpur tanah disekitarnya. Setelah naik, kami melihat crop circle nya, kami sempat memotret.

Kami pandangi sejenak, mencoba mencerna ini buatan alien atau mahasiswa MIPA UGM? Memang aneh melihat ada motif kembang di atas sawah. Kami berjubel diantara kerumunan orang yang saling berebut mengabadikan crop circle. Tidak puas hanya melihat di atas, kami langsung turun ke bawah. Namun sayang, police line membatasi kami sehingga tidak bisa membuktikan jelas apakah ini buatan manusia atau alien.

Yang jelas fenomena ini menjadi UFORIA bagi warga. Warga tumble blek dari tua, muda, laki-laki, orang dewasa, anak-anak, perempuan, mahasiswa, mahasiswai, pegawai, petani, suami istri, pasangan kekasih dsb. Kami pun larut dalam uforia ini.

Share to

Alumni Universitas Brawijaya Malang. Pernah bekerja par time di Komunitas Averroes.

Topik Terkait

Makan Bergizi Gratis dan Logika Kebijaka...

by Feb 11 2026

Terhitung sejak bergantinya kepemimpinan presiden, Indonesia mengalami beberapa perubahan tatanan ya...

Muraqabah di Era Digital: Esensi Pengawa...

by Feb 10 2026

Di sebuah ruang guru yang tenang, Pak Ahmad menatap layar tabletnya. Sebagai seorang pengawas pendid...

Resesi Pelaminan: Membaca Pergeseran Str...

by Feb 07 2026

Bukan Sekadar Angka yang “Rontok” Belakangan ini, selain angka IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan...

Futsal dan Cara Kita Membaca Kemenangan

by Feb 06 2026

Futsal Indonesia hari ini bergerak seperti seseorang yang mulai mengenali bayangannya sendiri. Ia be...

Kepemimpinan Partisipatif: Kunci Meningk...

by Feb 05 2026

Di tengah derasnya arus perubahan zaman, pesantren tidak lagi cukup hanya bertahan dengan tradisi la...

https://gemini.google.com/app/f205ed060cba8c07?hl=id

GenAI dan Sanad Keilmuan Agama Ahlussuna...

by Feb 04 2026

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) menandai sebuah fase baru dalam sejarah pera...

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top