AveSticker

Eksplorasi Potensi Desa Secara Bijak

Oct 31 2021122 Dilihat

Indonesia memiliki beragam aset dan potensi dari berbagai sektor, potensi alam maupun potensi budaya dan ragam potensi lainnya. Beberapa diantaranya sudah mampu dikelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Namun, tidak sedikit pula yang belum dimanfaatkan bahkan belum terpetakan dengan baik aset dan potensinya. Lalu bagaimana cara mengurai permasalahan tersebut? Pemberdayaan masyarakat bisa menjadi salah satu opsi jawaban.

Pemberdayaan masyarakat dapat direalisasikan dalam berbagai program, di antaranya adalah program desa wisata. Pengembangan desa wisata sebagai program pemberdayaan masyarakat dimaksudkan untuk memberikan daya sekaligus dapat menjadi salah satu upaya mensejaterahkan suatu daerah dengan mengolah aset dan potensi lokal yang ada di daerah tersebut. Sehingga melalui progam desa wisata tersebut diharapkan masyarakat dapat diuntungkan melalui banyaknya wisatawan yang masuk. Adanya program desa wisata akan memberikan manfaat-manfaat yang berguna untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat didalamnya. Seperti halnya yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2015 bahwa;

“Pengembangan wisata berbasis pedesaan (desa wisata) akan menggerakkan aktivitas ekonomi pariwisata di pedesaan yang akan mencegah urbanisasi masyarakat desa ke kota. Pengembangan wisata pedesaan akan mendorong pelestarian alam (al. bentang alam, persawahan, sungai, danau) yang pada gilirannya akan berdampak mereduksi pemanasan global.”

Pengembangan desa wisata bisa menjadi pilihan ditambah dengan dukungan dari pemerintah dalam pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, tentu desa wisata harus melalui berbagai tahapan. Salah satunya adalah proses identifikasi, seperti yang penulis sebutkan di atas, bahwa salah satu permasalahan adalah belum termanfaatkan dengan baik aset dan potensi. Setiap desa memiliki potensi untuk dijadikan komoditas wisata unggulan. Keindahan dan keunikan alam akan menjadi wisata alam. Semisal, jika desa tersebut memiliki keunikan tradisi dan budayanya maka hal tersebut bisa menjadi destinasi wisata budaya. Adapun jika desa tersebut memiliki menu makanan dan minuman khas tradisional yang unik baik dari bahan, rasa dan penyajiannya, hal tersebut bisa juga dijadikan destinasi wisata kuliner desa dan berbagai potensi lainnya.

Tak hanya berhenti pada proses identifikasi aset dan potensi, dalam pengembangan desa wisata juga diperlukan adanya identifikasi permasalahan baik secara infrastuktur maupun sosial yang dapat menghambat perkembangan desa wisata. Di samping itu, komitmen yang kuat dari berbagai pihak juga harus diperkuat sebagai salah satu modal dalam pengembangan desa wisata, sehingga dalam perkembangannya desa wisata tersebut mampu mengatasi permasalahan dengan tepat.

Seiring berjalannya waktu, dalam pengembangan desa wisata tentu harus mulai dibuatkan regulasi sebagai aspek legalitas dan yuridis formal. Dengan memiliki dasar hukum yang jelas dan kuat, desa wisata diharapakan dapat beraktivitas tanpa ada gangguan misalnya keberatan dari pihak-pihak lain. Selebihnya, tinggal bagaimana kemudian melakukan promosi baik secara online maupun offline untuk memperkenalkan kepada khalayak umum tentang desa wisata yang dikembangkan.

Terakhir, yang juga perlu diperhatikan dalam pengembangan desa wisata adalah dengan peningkatan sumber daya manusia dengan cara melakukan berbagai pelatihan pariwisata yang dibutuhkan dan juga bisa melakukan studi banding dengan tujuan berbagi pengalaman dalam mengembangkan desa wisata. Eksplorasi potensi desa seyogyanya dikembangkan secara bijak menjadi komoditas yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat.

Oleh; Viki Maulana

Share to

Topik Terkait

Ketika Satir Menjadi Popularitas: Dari M...

by Jun 02 2026

Dalam beberapa hari terakhir, ada satu lagu yang terus berulang terdengar di telinga saya. Anak saya...

Beberapa Kebiasaan Aneh Gen Z yang Seben...

by May 30 2026

Ada fase dalam hidup ketika seseorang mulai merasa generasi setelahnya sedikit membingungkan. Kalima...

Orang-Orang di Pinggir Lapangan yang Men...

by May 23 2026

Sepak bola modern terlalu sering jatuh cinta pada wajah yang sama. Kamera selalu tahu ke mana harus ...

Jam Dua Siang dan Ilusi Produktivitas Ka...

by May 16 2026

Tidak ada waktu yang lebih jujur di kantor selain jam dua siang. Pagi masih menyimpan sisa ambisi. G...

Sepak Bola Modern dan Kerinduan Pada Nom...

by May 09 2026

Sepak bola modern adalah dunia yang curiga pada kebebasan. Ia meminta semua orang tahu ruang, tahu w...

Mei, Libur dan Kewajiban untuk Terlihat ...

by May 02 2026

Mei 2026 datang bersama kalender yang tampak terlalu baik hati. Tanggal merah berderet, cuti bersama...

Belum ada komentar.

Silakan berkomentar :)

Email Anda tidak akan dipublikasikan (*) wajib diisi ya

*

*

back to top