Judul: Transcendence
Sutradara: Wally Pfister
Pemain: Johnny Depp as Will, Paul Bettany as Max, Rebecca Hall as Evelyn, Kate Mara as Bree, Morgan Freeman, Cory Hardrict
Produksi: Warner Bros. Pictures
Tahun: 2014

Warner Box Picture kembali merilis sebuah film box office baru berjudul Transcendence pada 2014 lalu. Film bergenre Sci-Fi ini menggaet aktor kawakan, Johnny Deep, yang berperan sebagai Dr. Will Caster.

Dalam film ini diceritakan bahwa Dr. Will Caster dan istrinya Evelyn Caster (Rebecca Hall) sangat berambisi untuk menciptakan software kecerdasan yang lebih baik dan melebihi kecerdasan manusia manapun dengan harapan dunia bisa menjadi lebih baik.

Mereka pun melakukan sebuah proyek besar untuk memindahkan kesadaran makhluk hidup dalam sebuah mesin. Proyek tersebut berhasil dengan memindahkan kesadaran monyet dalam sebuah komputer yang mampu berpikir layaknya monyet. Namun sayangnya, hal ini membuat organisasi ekstrem anti-teknologi merasa tidak senang.

Dr. Will dan timnya lalu menjadi sasaran organisasi tersebut. Kolega dan timnya dibunuh dan dirinya juga terkena tembak dimana pelurunya dilapisi dengan zat radio aktif yang merusak tubuh dan membuat Dr. Will hanya mampu bertahan 1 bulan.

Evelyn yang tidak siap kehilangan suaminya akhirnya menghubungkan otak suaminya tersebut ke komputer sebelum suaminya itu meninggal.

Pemindahan kecerdasan itu berhasil dan membuat Evelyn membangun pusat Dr. Caster yang yang selalu belajar hingga mampu mengatasi berbagai macam penyakit dan membuat quantum prosesor serta regenerasi sel agar berhasil kembali menjadi manusia.

Di sinilah konflik dalam film Transcendence ini dimulai, terutama ketika komputer memang merupakan program yang mudah disusupi dengan mudah.

Cerita film ini cukup menarik kendatipun temanya yang “sci-fi” membuat kesan rumit dan berat. Secara visual, film ini juga cukup menarik dan artistik karena mampu menampilkan potongan gambar yang indah.

Tapi mungkin naskah cerita film ini masih terasa kaku dan lemah. Apalagi alur diawal cerita kurang bisa membangkitkan rasa penasaran penonton. Juga, ending cerita yang dikesankan mengambang dan terkesan tergesa-gesa.

Mungkin sebagian ada yang kurang suka ketika karakter dalam cerita terasa kurang mendalam. Namun sebagai film yang disutradarai oleh Wally Pfister dengan debutnya, rasanya film Transcendence ini layak kembali Anda tonton sekaligus untuk menilai bagaimana pola manusia khususnya saat manusia bersentuhan dengan teknologi dan kesombongan.