Judul : The Age of Adaline
Sutradara : Lee Toland Krieger
Pemain : Blake Lively, Michiel Huisman, Kathy Baker, Amanda Crew, Harrison Ford, Ellen Burstyn, Anthony Ingruber
Produksi : Lionsgate
Tahun : 2015

“Setiap jiwa memiliki bintang pendamping yang akan kembali setelah kematian. Jika kau menjalani kehidupan yang yang berbudi luhur.” -Plato

Adaline Bowman

Ialah Adaline Bowman. Dengan rambut pirang, bibir yang nyaris sempurna, ditambah tanda lahir diantara pipi dengan hidungnya, membuat wajahnya lebih manis daripada gula. Ia dilahirkan pada  1 Januari 1908 tepat pukul 1.00 di San Fransisco. Kedua orang tuanya bernama Faye dan Militon Bowman. Adaline menjalani kehidupan normal dan menikah dengan seorang insinyur bernama Clerence James Prescott dan dikaruniai seorang anak bernama Flamming.

Kehidupannya mulai dihantam badai setelah suaminya meninggal dalam kecelakaan di tempat kerjanya, Golden Gate. 10 bulan berikutnya, dalam sebuah perjalanan malam menuju tempat orang tuanya. Adaline yang mengendarai mobil mendapati kejadian ajaib di kawasan Sonomo, California. Untuk pertama kalinya salju turun dengan lebat di kawasan itu. Salju membuat jalanan menjadi licin dan mulai mengganggu kendalinya. Hingga ia jatuh pada sebuah danau dengan dingin yang luar biasa.

Suhu tubuhnya menurun drastis. Ia terkena Hipotermia yang menyebabkan nafasnya terhenti sampai pada akhirnya jantungnya terhenti berdetak. Tapi, selang beberapa menit kemudian mobilnya tersambar kilat dengan kekuatan 500 juta volt yang menghasilkan daya 60.000 ampere. Ini membuat jantungnya kembali pulih dan membuatnya dapat menghela nafas kembali.

Adaline selamat. Namun, hidupnya tak bisa normal. Benarlah prinsip Von Lehman, pemompatan pada DNA menyebabkan Adaline untuk seterusnya kebal bahkan tidak pernah menua.

Hidup dan Cinta

Setelah kejadian itu, Adaline mulai berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lainnyasembari sedikit merubah-rubah kondisi fisiknya. Agar orang lain tak mengenali, kecuali anaknya. Tapi yang tak berubah darinya adalah senyuman manis dan wajahnya yang meneduhkan.

Adaline untuk kesekian kali merubah namanya. Kini ia memakai nama Jennifer Larson. Jennifer bekerja di Badan KeArsipan Nasional.Pada suatu malam tahun baru, Jennifer bertemu dengan Ellis, seorang pemuda tampan ketika perayaan tahun baru. Seketika itu Ellis jatuh hati tatkala menatap mata Jennifer. Ellis yang tengah di mabuk cinta terus mengejar dan mencari tahu, sedangkan Jennifer memilih untuk menjauh.

Jennifer pada akhirnya lelah untuk berlari dan menyerah pada pelukan  Ellis. Adaline sebagai manusia utuh, memiliki hasrat untuk dicintai, memadu kasih sayang, atau bahkan bercinta. Karenanya, ia tanggalkan sedikit demi sedikit komitmennya untuk Ellis. Meskipun Jennifer belum pernah menceritakan kisah hidupnya pada Ellis.

Suatu hari Ellis mengajak jennifer untuk mengunjungi perayaan ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya yang ke 40 di rumahnya. Namun, pertemuan yang mengejutkan terjadi. William (ayah Ellis) merasa pernah mengenali sosok Jennifer. William teringat pada teman dekatnya semasa muda bernama Adaline Bowman. Tapi Jennifer berkelit, ia utarakan bahwa dirinya adalah anak dari Adaline. William tetap mencari tahu, sampai akhirnya ia benar-benar tahu bahwa yang menjadi teman anaknya adalah mantan teman dekatnya yaitu Adaline Bowman.

Merasa keberadaannya diketahui Jennfer kabur dengan mengendarai mobil. Pikirannya melayang, hatinya berkecamuk, air matanya menetes membasahi pipi. Sejenak ia berfikir dan meminggirkan mobilnya, lalu merubah pikiran untuk menghentikan pelarian ini. Namun, kejadian tragis terjadi saat Jennifer memutar mobilnya, sebuah truk menabrak, sampai ia terjungkal ke parit.

Salju kembali bertaburan di Sonoma setelah 78 tahun. Jennifer mengalami Hipotermia. Suhu tubuhnya menurun drastis. Detak jantungnya kembali melambat sampai ia sudah terlihat tak bernyawa di usia 107 tahun. Ellis datang terlambat dengan kondisi tubuh Jennifer yang telah kaku. Ellis bersedih hingga pada akhirnya paramedis datang membawa pertolongan. Ditancapkan deflibrator dengan tegangan 750 volt. Tegangan ini membuat jantungnya perlahan berdetak.

Sekali lagi, Ajaib. Adaline kembali hidup. Hidupnya-pun kembali normal karena struktur gennya kembali normal diakibatkan tegangan deflibrator.

Tentang Film Ini

Secara kritis, nilai yang terkandung dalam film ini sebenarnya menggugat realitas kebanyakan perempuan yang ingin awet muda. Adaline Bowman dengan usia 100 tahun lebih, tetap memiliki perawakan ayu dan tak mungkin menua. Tapi Adaline gelisah, karena ia justru ingin normal seperti orang biasa menjalani kehidupan tua. Maka sebab itu, film ini seolah mengajarkan bahwa Tuhan telah memberikan porsi kepada kita berupa usia dengan fase pertumbuhan. Kecanggihan teknologi masa kini mulai mengabaikan pemberian tuhan tersebut. Saat ini semakin jamak ditemui orang mulai mengoperasi bagian tubuhnya untuk terlihat muda dan segar.

Film dengan genre drama romantic ini disutradari oleh Lee Toland Krieger. Artis yang yang memerankan peran Adaline Bowman adalah Blake Lively. Film ini harus ditonton utamanya bagi pecinta film. Seolah-olah The Age of Adaline adalah nyata, sebab segala peristiwa dapat dijelaskan dalam film secara ilmiah. Selamat menikmati.

 

1 COMMENT