“Cinta ini | kadang-kadang tak ada logika |Berisi smua hasrat dalam hati”
“Dengarlah matahariku |suara tangisanku | Ku bersedih | kar’na panah | cinta menusuk jantungku”.

Sebagian besar dari kamu tentu tau dengan mudah menebak pelantug penggalan lagu di atas. Ya, Agnes Monica atau yang sekarang akrab dikenal sebagai Agnez Mo. Penanyi solo kebanggaan Indonesia yang mengusung genre musik pop, R&B, dan hip-hop, tengah tenar di panggung internasional. Agnes pun bertubi-tubi “ditimpa” penghargaan. Baik tingkat nasional, Asia dan tak sedikit yang tingkat internasional. Dalam List of awards and nominations received by Agnez Mo pada laman Wikipedia, yang disebutkan secara cukup rigit, total penghargaan Agnes sebanyak 130 penghargaan dan 370 nominasi. Luar biasa, bukan.

Musisi bernama asli Agens Monica Multjono ini lahir di Jakarta pada 1 Juli 1986. Agnez adalah anak bungsu dari pasangan Jenny Siswono dan Ricky Muljoto. Sebagai artis cilik kala itu, ia tercatat telah merilis tiga album anak-anak berjudul; Si Meong, Yes dan Bala-Bala. Selain menyanyi, Agnes kecil juga menjadi presenter dan bintang tamu di beberapa televisi.

Eksistensinya di media hiburan berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik populer di era 1990-an. Di usia remaja ia terus melangkahkan kaki ke tangga karir melalui albumnya Love Teme (2001), And the Story Goes (2003), Whaddup A’..?! (2005), Sacredly Agnezious (2009) dan beberapa sinetron.

Karir internasional Agnes dimulai pada tahun 2010. Saat itu, Agnez untuk pertama kalinya menjadi juri di ajang pencaraian bakat. Setelah merilis single hitsnya “Karena Ku Sanggup”, pada tanggal 21 November 2010, Agnez menjadi salah satu undangan karpet merah di ajang penghargaan tahunan American Music Awards. Ajang berkelas tersebut digelar di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat. Ia juga berduet bersama penyanyi Meksiko Christian Chávez dalam lagu berjudul “Donde Estas” yang dikemas dalam bahasa Spanyol, Inggris, dan Indonesia.

Di tahun 2011, Agnes kembali meluncurkan album baru berjudul Agnes is My Name. Meski album ini hanya dijual terbatas di gerai Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia, namun tetap meledak di pasaran. Alhasil, album itu diganjar plakat “Million Award” untuk penjualan lebih dari satu juta keping dalam waktu empat bulan. Di tahun yang sama, Agnes menerima penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata kategori Artis Solo Wanita Terbaik. Dan di tahun itu pula Agnes berduet dengan penyanyi senior Amerika Serikat Michael Bolton pada lagu Said I Loved You…But I Lied dalam album Gems: The Duets Album edisi Asia.

Sepanjang tahun 2012-2013, Agnez menggarap album perdananya untuk skala internasioal berjudul Agnez Mo dengan produser dan rapper Timbaland. Karirnya semakin melambung dengan diraihnya penghargaan Mnet Asian Music Awards, kategori Best Asian Artist dari Indonesia. Tak hanya itu, penampilannya yang glamor dan berkelas juga diganjar sebagai Best Celebrity pada Fashion SHORTY AWARDS 2013 mengalahkan Justin Biber.

Di akhir 2017, Agnes kembali meliris album internasionalnya berjudul “X”. Sebuah album berisi 10 lagu terbaik yang digarap betahun-tahun. Album ini juga diproduseri Danja yang pernah berkolaborasi dengan Justin Timberlake, Chris Brown, Britney Spears, dan DJ Khaled. Bahkan, berita hal ini sampai dirilis majalah berkelas internasional, Hollywood Life dan Vogue. Sebelumya, Long As I Get Paid single album tersebut menjadi tranding di YouTube berhari-hari. Hingga saat ini single telah ditonton oleh 21.805.390 orang. Untuk kepentingan promo, saat ini Agnez mempersiapkan jadwal tur ke mancanegara.