Judul: Dirty Grandpa
Sutradara: Dan Mazer
Pemain: Robert De Niro, Zec Efrin, Aubrey Plaza, Zoey Deutch, and Julianne Hough
Produksi: Lionsgate, VVS Films, QED International
Rilis: 22 Januari 2016 (Amerika Serikat)

Film Dirty Grandpa adalah film bergenre komedi yang disponsori oleh Lionsgate. Film ini dijejali bintang-bintang beken seperti Robert De Niro, Zac Efron, Aubrey Plaza, Zoey Deutch, dan Julianne Hough. Dengan Sutradara kenamaan macam Dan Mazer dan penulis naskah John Philips, film ini merupakan salah satu tontonan paling menghibur di akhir pekan.

Jalan Cerita

Alkisah, Jason Kelly (Zac Efron) adalah seorang pemuda yang bekerja untuk sebuah firma hukum. Dalam waktu dekat, ia akan segera menikah dengan seorang gadis yang juga putri dari atasannya. Selain atas ikatan cinta, pernikahan tersebut juga dimaksudkan untuk segera mendapatkan posisi baru.

Suatu ketika, ketika sudah mulai menatap hari bahagianya, kejadian tak terduga terjadi. Sang kakek, Dick (Robert De Niro) mendatanginya. Padahal, selama ini hubungan mereka tidak terlalu dekat. Sang kakek kemudian mengajaknya untuk berkendara ke wilayah Daytona untuk menghabiskan liburan musim semi.

Awalnya, Jason menolak. Namun, ajakan tersebut kemudian ia terima karena pernikahannya ditunda karena suatu alasan. Akhirnya, pasangan kakek-cucu ini melakukan perjalanan yang menyenangkan. Setidaknya begitu di awal-awal.

Perjalanan tersebut membawa mereka tenggelam dalam kehidupan malam, minuman keras, karaoke hingga kehidupan seks bebas. Dick membawa Jason untuk memenuhi keinginannya. Jason akhirnya sadar, bahwa kakeknya dalam masa puber kedua.

Berbagai permasalahan mulai timbul karena kelakuan mereka. Jason beberapa kali harus bercekcok argument hingga berkelahi akibat ulah nakal kakeknya. Meski begitu, lama-kelamaan Jason menikmati perjalanan tersebut. Hingga akhirnya hubungan mereka yang sempat renggang menjadi lebih dekat dan erat.

Ulasan Film

Dirty Grandpa adalah proyek film komedi box office yang menyajikan konsep dewasa. Beberapa adegan dewasa disuguhkan sebagai salah satu unsur terpenting dalam film. Pubertas kedua yang dialami Dick menjadi plot utama dalam film ini. Tak hanya itu, film ini juga beberapa kali dibumbui dengan kekerasan. Kiranya akan lebih baik jika film ini tidak dipertontonkan kepada anak di bawah umur.

Film ini juga mengedepankan unsur komedi yang menghibur. Joke-joke dalam percakapan hingga kelakuan tak senonoh keduanya diramu dengan baik hingga mampu membuat penonton tertawa renyah. Selain itu, film ini juga mengajak untuk berpikir ulang dalam memahami beberapa percakapan satire. Sindiran maupun ajakan untuk menertawakan realitas kehidupan beberapa kali muncul di sela percakapan.

Meski banyak dibumbui adegan dewasa, film ini juga tidak lepas dari pesan moral. Perjalanan liar nan dewasa yang dilalui Dick dan Jason pada akhirnya membawa mereka untuk lebih dekat satu sama lain. Hubungan mereka yang sempat renggang malahan menjadi lebih dekat karena hal-hal nakal. Jika pada umumnya pengalaman baik selalu menghasilkan hal baik. Film ini unggul pada penyajian arti pengalaman buruk yang mampu menghasilkan hal baik.