Judul: Mohenjo Daro
Sutradara: Ashuthosh Gowariker
Pemain: Hrithik Roshan, Pooja Hedge, Kebir Bedi, Arunoday Sing
Produksi: UTV Motion Pictures
Rilis: 12 Agustus 2016

Apa yang paling Anda ingat ketika menyebut India?

Bollywood? Shahrukh Khan? Tarian? Hindustan? Bawang bombay Atau Sungai Gangga?

Terkhusus untuk mengenang dan menceriterakan kembali pilihan terkhir, sebuah film berjudul Mohenjo Daro diproduksi beberapa waktu yang lalu. Film ini bercerita mengenai awal mula kelahiran nama Sungai Gangga. Dengan aktor tampan Hrithik Roshan sebagai bintang, film ini dengan apik menjadi penjelasan mengenai Mohenjo Daro dan Sungai Gangga.

Jalan Cerita

Sarman (Hrithik Roshan) adalah seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa terpencil. Bersama paman dan bibinya, ia tiap hari menjalani aktivitas sebagai petani. Oleh para tetangga dan orang desanya, ia dianggap sebagai pahlawan karena seringkali menjadi penyelamat warga desa.

Jauh dari desanya, sebuah kota bernama Mohenjo Daro terhampar. Mohenjo Daro terkenal sebagai kota perdagangan yang membentang di sekitaran Sungai Indus. Banyak penjual berkumpul dari berbagai daerah untuk menjajakan hasil-hasil produksinya.

Sejak lama, Sarman ingin berkunjung ke Mohenjo Daro. Sembari menjual hasil panen, ia juga sering kali bermimpi tentang kota tersebut. Namun, niatan tersebut selalu dihalangi oleh paman dan bibinya. Oleh pamannya, Sarman mendapati cerita bahwa Mohenjo Daro bukanlah kota yang baik untuknya.

Keinginan tersebut akhirnya memuncak. Pada suatu malam yang sepi, ia mengajak temannya untuk pergi diam-diam ke Mohenjo Daro. Nahas, sebelum ia berangkat, sang paman memergokinya.

Setelah berdiskusi beberapa waktu, sang paman akhirnya memberikan ijin kepada Sarman untuk pergi ke Mohenjo Daro. Besoknya, ia langsung berangkat dengan beberapa hasil panen. Bersama warga lainnya, Sarman sampai di Mohenjo Daro. Disana ia takjub tatkala melihat kota yang begitu metropolis. Kota yang selama ini ingin ia kunjungi sekian lama.

Mohenjo Daro dipimpin oleh seorang diktator kejam bernama Maham. Ia adalah pemimpin yang hanya memikirkan perutnya sendiri. Pajak ia naikkan, aliran sungai ia bendung untuk mengeruk emas, dan kekerasan sering ia lakukan tatkala mendapati ada warga yang menentangnya.

Suatu ketika, Sarman terlibat konflik langsung dengan Maham karena membela rakyat. Sebagai kaum urban, Maham merasa Sarman sudah kurang ajar. Sarman kemudian ditangkap dan diberikan ujian Bakhanzokha. Ia harus saling bunuh melawan beberapa orang dari hutan. Namun, sebelum itu, ia meminta satu permintaan kepada Maham. Jika ia menang, Chaani (Pooja Hegde) tidak akan menikah dengan Monjha (Arunoday Singh).

Setelah melewati ujian, ia masih menjadi buronan nomor satu Maham. Permusuhannya dengan Monjha untuk memperebutkan Chaani-pun kian meruncing. Sementara itu, di pihak lain, para warga Mohenjo Daro malah mendukungnya.

Hingga pada akhirnya, Sarman berhal membunuh Monjha dan merebut Chaani agar di sisinya. Di akhir cerita, oleh Sarman dan warga Mohenjo Daro, Maham diikat di depan lapangan kota. Ia kemudian mati karena tersapu aliran Sungai Indus yang jebol bendungannya. Dan Sarman, ia berhasil menyelamatkan warga dengan cara yang apik dan cerdas. Aliran sungai tersebut kemudian dinamai menjadi Sungai Gangga.

Kelahiran Nama Sungai Gangga

Oleh para arkeolog, negeri Mohenjo Daro memang menjadi salah satu titik penelitian. Banyak para ahli berdatangan dari penjuru dunia untuk sekedar melihat atau juga meneliti kota yang konon masyhur tersebut. Dan semenjak 1980, Mohenjo Daro termasuk dalam salah satu warisan dunia.

Kota Mohenjo Daro via Amazine
Kota Mohenjo Daro via Amazine

Secara arsitektur, kota yang ditengarai hampir berusia 4500 tahun ini nampak megah dan maju. Tata letak kota dan lanskap yang apik membuat kota ini terindikasi memang sudah memiliki peradaban yang maju. Bahkan, banyak ahli sejarah berargumen bahwa Mohenjo Daro adalah pusat peradaban di masa lampau di daerah Asia Selatan.

Secara keseluruhan, film berdurasi 130 menit ini cukup nyaman disaksikan. Visualisasi yang disuguhkan oleh segenap kru juga menjadi kekuatan sendiri. Jalan cerita yang dibuat naik-turun pun seolah menambah gereget sajian kolosal-sejarah ini.

Bagi Anda yang sudah rindu dengan akting aktor tampan Hrithik Roshan, boleh jadi Anda dapat menumpahkan kerinduan di film ini. Tak hanya itu, secara mudah, Anda akan diajak berjalan-jalan menyusuri salah satu warisan terbesar di muka bumi ini. Setali tiga uang, Anda pun diberikan pengetahuan baru perihal kemunculan nama Sungai Gangga. Sungai terbesar di negeri Hindustan. Selamat menikmati.

 

Sumber gambar: http://persiangrand.com/wp-content/uploads/CoEYcBdWIAAQGKs.jpg