Judul: The Gigolo 2
Sutradara: Venus Keung
Pemain: Dominic Ho, Connie Man, Jazz Lam, Iris Chung, Leslie Lam, Winnie Leung, Tony Ho
Produksi: Cameron Entertainment
Tahun: 2016

Setelah putus dari mantan pacarnya yang jutawan itu, Fung (Dominic Ho) memutuskan untuk pensiun dari profesinya sebagai Gigolo. Pacarnya pergi ke Hollywood untuk mengembangkan karir sebagai seorang bintang film. Malangnya ia kecantol dengan seorang sutradara di sana. Fung ditinggalkan di Hongkong bersama dengan bisnis hiburan malam yang mereka rintis bersama.

Kini Fung menjadi seorang jutawan, ia hanya perlu mengelola diskotek tanpa menjadi seorang Gigolo. Meski demikian, sesekali ia masih masih melayani pelanggan. Bukan sebagai gigolo tapi sebagai seorang guru bercinta.

Suatu ketika Fung disewa seorang  pengacara bernama Isabel (Leslie Lam). Ia akan menikah tapi tak bisa merasakan jatuh cinta dan gairah sebagai seorang wanita. Ia berharap bisa menikmati hubungan suami istri secara normal dengan calon suaminya. Akhirnya, Fung memberi pelajaran bagaimana cara mencintai, dicintai dan bercinta.

Cerita yang paling utama bukan soal Fung dan Isabel, tapi tentang Monica (Connie Man), seorang bintang film amatir yang miskin. Monica terpaksa menerima tawaran untuk menjual tubuhnya guna memenuhi biaya ibunya yang sedang sakit.

Monica yang tak pernah bercinta tentu kebingungan untuk melayani para kliennya. Fung menjadi guru yang baik untuk memberikan pelajaran tentang beragam seni bercinta. Sama seperti Isabel, ternyata Monica terlalu Baper (terbawa perasaaan) hingga ia jatuh cinta pada Fung. Di sisi lain, Fung tak kuasa mempertahankan profesionalitas sebagai seorang guru. Mereka berdua akhirnya saling jatuh cinta dan merencanakan untuk melangsungkan pernikahan.

Berbeda dengan sekuel sebelumnya, Gigolo 2 tak berakhir bahagia. Fung akhirnya terbunuh oleh calon suami Isabel yang sakit hati padanya. Terang saja, calon istri yang dicintainya telah mencintai Fung baik secara lahir maupun batin.

Dalam sekuel kali ini, Fung yang diperankan oleh Dominic Ho terkesan kurang ekspresif. Baik dari segi gerak badan maupun ekspresi wajah nampak jelas terdapat banyak keraguan. Bahkan saat kondisi konflik yang serius, ia hanya mengerutkan kening. Karakter sebagai seorang jutawan yang eksklusif ia bawa hingga scene menegangkan.

Gigolo 2 tidak lebih menegangkan dari pendahulunya.  Konflik hanya terjadi di akhir cerita dengan kehadiran Big Dog (Tony Ho) dan Mona (Winnie Leung). Sepasang penjahat seks itu juga tak terlibat konflik dengan Fung secara langsung. Jika anda adalah penyuka film semacam ini, silakan bersiap kecewa, mengingat film ini tak lebih cabul dari “kakak kandungnya”.

Sisi minus terakhir adalah tentang munculnya karakter antagonis yang melekat pada diri Big Dog dan istrinya. Sebelum ia menampakkan karakter antagonis, ia bergaul dengan teman-temannya seperti manusia normal. Jika film ini dikerjakan sedikit lebih serius, tentu sutradara sudah memunculkan karakter Big Dog sejak awal film dan memunculkan sedikit clue yang akan terhubung dengan kebobrokan yang ditumpahkan di akhir film.

Akhir kata, nonton film semacam ini tak menambah pahala, apalagi jika dilakukan saat bulan puasa. Jangan coba-coba!