Judul: Frankie and Alice
Sutradara: Geoffrey Sax
Pemain: Stellan Skarsgard, Phylicia Rashad, Chandra Wilson, Alex Diakun, Joanne Baron, Brian Markinson
Produksi: Codeblack Films
Tahun: 2014

Pada April 2014 lalu, sebuah film bertema psikologi hadir dengan judul Film Frankie and Alice. Film yang diproduksi oleh Movie Codeblack Film (Lionsgate) ini menceritakan tentang seorang wanita muda yang memiliki kepribadian ganda. Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata tentang Francine Lucinda Murdoch atau Frankie (Helle Berry) yang divonis mengidap kelainan psikologis, mengidap DID atau Dissociative Identity Disorder atau kepribadian ganda.

Frankie adalah seorang kulit hitam yang bekerja di sebuah Strip Club di Los Angeles sebagai penari telanjang. Walaupun secara fisik dia terlihat sehat, namun kepribadiannya seringkali berubah. Dia bisa menjadi seorang wanita anggun sekaligus rasis bernama Alice. Namun suatu ketika dia juga bisa menjadi dirinya sendiri sebagai Frankie yang senang mengisi teka-teki silang seperti anak kecil.

Namun Frankie tumbuh tanpa pernah menyadari penyakitnya itu, hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang psikiater bernama Dokter Oswald (Stellan Skarsgard). Dokter Oswald yang merasa simpati akhirnya merawat Frankie di rumah sakit jiwa hingga akhirnya dia menemukan jawaban bahwa kepribadian ganda Frankie tumbuh karena masa lalunya yang kelam saat masih remaja.

Film Frankie and Alice disutradarai Geoffrey Sax yang sukses dengan film X-Men-nya. Walaupun rilis pada 2014, namun premiernya telah lama dilakukan sejak Desember 2010 lalu dengan garapan yang mumpuni karena mampu memberikan gambaran manis, suram, gembira, mencekam dengan komposisi warna yang pas.

Film yang mengambil setting 1950 dan 1970-an ini sukses tergambarkan dengan properti yang retro dan old-school. Belum lagi, film ini juga diiringi dengan lagu-lagu yang bernuansa blues dan soul yang semakin menguatkan citra di era 1950-an tersebut. Plot film ini sudah dibangun sejak awal, namun sayangnya bagian klimaksnya justru kurang memuaskan dan kurang maksimal.

Di sisi lain kemampuan Helle Berry dalam film ini cukup mengagumkan karena mampu menampilkan tiga karakter yang berbeda yaitu tokoh Frankie yang liar, Alice yang anggun dan juga karakter anak kecil berusia 7 tahun yang jenius dengan sangat apik dan mampu membuat kita merinding. Film Frankie and Alice ini secara keselurahan menghibur dan layak ditonton karena mampu memberi kita sebuah pelajaran hidup yang mencengangkan.