Oleh Sutopo

Jawa Timur (Jatim) Park adalah tempat sarana hiburan yang berlokasi di Jl. Kartika nomor 2 Kota Batu. Tempat ini menawarkan wahana rekreasi hiburan baru untuk segala usia. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Obyek wisata ini dipersiapkan sebagai tempat wisata keluarga di Jawa Timur.

Untuk menuju ke lokasi Jatim Park tidak terlalu sulit. Sebab jarak dari pusat Kota Batu hanya 2,5 kilometer. Di dalam obyek wisata yang luasnya sekitar 12 hektar dengan ketinggian 850 meter di atas permukaan laut ini menyimpan beraneka ragam pengetahuan, hiburan sebagai sarana bermain. Adapun area yang efektif untuk tempat sarana permainan, hiburan dan pendidikan sebanyak 8 hektaredengan fasilitas 53 wahana berupa Galeri Nusantara, Taman Sejarah yang berisi miniatur candi-candi miniatur di Jawa Timur seperti Candi Sumberawan(Singosari-Kabupaten Malang), rumah adat Kiai Hasan Besari Ponorogo dan Stupa Sumberawan, serta sarana hiburan lainnya.

Menurut keterangan Kepala Humas, Titik, dan Marketing, Guide Majid R, jumlah kunjungan wisata untuk libur panjang atau hari besar bisa mencapai 20.000 wisata per-hari. Tetapi kalau untuk bulan Ramadhon kunjungan wisata sangat menurun drastis hingga mencapai 6 orang per-hari.

Untuk meningkatkan kunjungan wisata pihak manajemen selalu inovasi dalam memenuhi selera pengunjung misalnya wahana yang kurang menarik dihilangkan dan diganti dengan wahana baru. Misalnya pertunjukan layar 3 demensi dengan ukuran 8 x 6 meter terbesar di Jawa Timur dengan menampung 120 orang. Juga direncanakan akan menghadirkan permainan baru Aero test, Flaying Dragon dan Full Canno Foster. Jumlah karyawan yang tergabung dalam Jawa Timur Park dibagi menjadi dua, yang pertama karyawan dalam manajemen sebanyak 300 orang dan karyawan casuel sebanyak 50 orang.

Melibatkan Masyarakat

Dalam kegiatan wisata Jawa Timur Park selalu melibatkan masyarakat untuk mengangkat ekonominya, seperti adanya pasar tradisional yang berjumlah 100 stan dengan biaya sewa sebesar antara Rp. 500.00,- s/d Rp. 600.000,-/bulan. Barang yang dijual sangat beraneka ragam, ada sayur-sayuran, mkanan ringan, snack, buah-buahan, souvenir dan lainnya.

Ibu Lailiyah (50) th, adalah penjual jajanan di dalam lokasi wisata Jatim Park. Dia mengatakan bahwa omset penjualan sangat fluktuatif, karena walaupun pengunjungnya banyak kadang pembelinya sedikit apalagi kalau musim hujan atau bulan Ramadhon, bisa membayar uang sewa saja sudah untung-untungan. Stan jajan di sini sebanyak 12 unit dengan biaya sewa per unit sebesar Rp. 270.000,- tetapi kalau untuk bulan Ramadan mendapatkan potongan 50 % menjadi Rp. 135.000,-

Salah satu karyawan bernama Ida (23), warga Malang, sudah bekerja di Jatim Park selama 5 tahun dan diangkat menjadi karyawan tetap di bagian kasir loket. Dia merasa senang bekerja di sini karena banyak sarana hiburan yang membuatnya senang dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Di sisi lain, ada beberapa kendala yang dialami oleh tokoh masyarakat yang berdekatan dengan Jawa Timur Park. Menurut Siswanto (35) Ketua RT. 04 RW. 8 Kelurahan Temas, keberadaan Jawa Timur Park banyak menguntungkan masyarakat sekitar termasuk warganya, terutama karena anak-anak muda bisa ditampung bekerja di Jatim Park, baik sebagai pedagang maupun karyawan, warung-warung berjalan lancar. Di samping itu juga mendapat kompensasi sebesar Rp. 250.000,- per-bulan dan Rp. 190.000,- per minggu yang dikelola anak-anak muda yang mengelola tempat parkir.

Tetapi ada satu kendala yang dialami masyarakat tersebut, yaitu masalah jalan kampung yang rusak serta saluran air yang sudah tidak mampu menampung air hujan. Menurutnya, ia sudah melaporkan ke Kantor Desa dan sampai sekarang masih belum ada tindakan atau realisasi dari pemerintah maupun pengelola Jatim Park sendiri.

Walaupun Jawa Timur Park banyak memberikan keuntungan masyarakat sekitar, nampaknya juga harus memperhatikan persoalan yang dihadapi masyarakat baik sarana jalan maupun saluran air yang tidak lancar. Di samping itu pemerintah harus peka dan tanggap dalam membuat langkah-langkah kebijakan, sehingga Jatim Park untung, masyarakat juga untung.

Penulis adalah Peserta Sekolah Demokrasi VI, Averroes Community

sumber gambar: http://www.avepress.com/wp-content/uploads/2011/08/jatim-park.jpg