kapal-nelayanAmen, begitu nelayan Desa Campurejo Panceng Gresik menyebutnya. Satu aktivitas yang adaptif untuk menghindar dari kondisi laut mereka yang terus memburuk dan himpitan ekonomi.

1Berburu ke Wilayah Lain

Aktivitas ini unik karena tidak mudah dijumpai di berbagai wilayah pantai utara jawa. Amen berarti merantau untuk melaut dalam waktu tertentu. Biasanya jangka waktu untuk amen kurang lebih dari satu bulan.

Lebih detailnya, orang yang melakukan amen biasanya berkelompok pergi dengan menyewa kendaraan ke daerah pesisir lain, seperti Muncar atau di beberapa daerah Bali, untuk kemudian melaut di wilayah tempat perairan tersebut.

Proses perpindahan tempat melaut ini dilakukan karena jumlah ikan di perairan Gresik yang semakin menipis dan banyak yang berpindah tempat.

Di tempat yang baru mereka kadang-kadang memilih untuk menyewa perahu nelayan setempat, atau bisa juga dengan menaiki perahu yang dibawa oleh salah seorang teman mereka dari Gresik. Untuk menentukan daerah perpindahan tersebut para nelayan biasanya telah mengantongi daftar daerah yang memiliki laut dengan jumlah ikan yang masih tinggi.

Amen tidak bisa dipandang dalam segi kebutuhan ekonomi masyarakat pesisir kelas bawah, namun juga dapat mengandung romantika dan persoalan sosial yang lebih mendalam, seperti kekerabatan, kekuasaan dan ekologi politik. Karena itu amen ala warga Campurejo Gresik menjadi menarik untuk diulas.

Back