Dunia perfilman menjadi daya tarik bagi masyarakat, hampir setiap hari masyarakat melihat berbagai jenis film. Kemudahan akses untuk menikmati kemajuan teknologi kian hari semakin mudah. Dari berbagai jenis film yang pernah diresensi oleh penulis di akun Avepreess memiliki cerita tersendiri. Mulai dari kisah percintaan, sampai kisah menyedihkan. Berikut adalah beberapa film terlaris dalam akun avepress :

Resensi The gigolo

Film yang diperankan oleh Dominic Ho sebagai Ho Kui-Fung denga karakter polos yang bekerja di klub malam milik sepupunya. Awalnya, ia bekerja sebagai cleaning service, akhirnya beralih profesi sebagai penyedia jasa service bagi para wanita. Ia kemudian melanjutkan petualangannya sebagai gigolo nomor satu di klub malam tersebut.

Salah satu adegan film The Gigolo
Salah satu adegan film The Gigolo

Film yang banyak dibalut dengan adegan dewasa ini hampir setiap hari laris di akses oleh pembaca Avepress. Resensi film yang diterbitkan pada 31 Maret 2015 ini mendapatkan pengunjung terbanyak di laman Avepress. Hampir tiap hari pembaca tulisan ini tak kurang dari angka ratusan viewer. Banyaknya para pencari resensi film ini juga mengindikasikan pola pikir masyarakat kita yang ternyata menggilai film-film bertajuk 18+.

Resensi Film 7500

Film 7500 adalah film horor yang banyak dilirik oleh penonton film di Indonesia. Film ini mengambil setting tempat di pesawat terbang. Cerita film banyak mengekspose perselingkuhan kapten penerbangan dengan pramugari. Adegan horor banyak disajikan dengan begitu bagus oleh sang sutradara. Hilangnya penumpang, hingga kematian misterius menjadi jalan cerita yang mampu membuat penonton terkaget-kaget.

Kejadian Menegangkan di Pesawat
Kejadian Menegangkan di Pesawat

Dalam avepress.com, writer berkesimpulan bahwa yang terjadi pada film tersebut memiliki kesamaan dengan hilangnya pesawat komersil Malaysia Airline MH370. Karena memiliki sisi misterius yang mengakibatkan pesawat tersebut hilang secara tiba-tiba. Resensi film ini mendapatkan perhatian yang cukup bagus dari viewers Avepress. Tak salah di laman Avepress resensi film ini menjadi tertinggi kedua setelah resensi The Gigolo.

Resensi Ek Paheeli Leela

Film asal negeri Hindustan yang menceritakan tentang Karan (Jay Bhanushali) dan Radhika (Shivani Tanksale). Karan sering mengalami mimpi misterius, seperti siksaan dan cambukan. Dengan rasa penasaran, ia memutuskan mendatangi seorang paranormal. Akhirnya kegelisahannya terjawab, ternyata ia adalah Shravan. Seorang yang hidup 300 tahun sebelumnya.

Sunny Leon dalam Peran Ek Paheeli Leela
Sunny Leon dalam Peran Ek Paheeli Leela

Namun, menjadi resensi film dengan pembaca nomor tiga terbanyak di Avepress sepertinya bukan karena cerita di atas. Melainkan keberadaan Sunny Leone yang juga menjadi bintang utama di film tersebut. Sunny Leone yang merupakan mantan bintang film dewasa seolah menjadi daya tarik yang kuat mengapa film ini banyak dicari oleh para penonton.

Resensi Film Kabhi Khushi Kabhi Gham

Secara umur, film ini sudah menyentuh hampir 15 tahun. Namun, film bertajud drama keluarga ini seperti tak pernah lekang oleh masa. Film yang menceritakan drama dan romansa keluarga ini seperti begitu masyhur sampai akhir zaman. Para aktris nomor satu di India memang banyak yang turut andil menjadikan film ini terkenal.

Romantisme Keluarga dalam Film Kabhi Khushi Kabie Gham
Romantisme Keluarga dalam Film Kabhi Khushi Kabie Gham

Saking masyhurnya, film ini seringkali diputar ulang di stasiun televisi swasta nasional. Dan uniknya, film ini seolah tak pernah sepi penonton. Resensi film yang diterbitkan pada 22 Maret 2015 ini mendapatkan jumlah viewer terbanyak di lama Avepress. Mungkin karena arti judul filmnya “kadang ada suka, kadang ada duka”, yang menjadikan film ini begitu mengena dalam kondisi apapun juga.

Resensi Film Miracle in Cell 7 : 892

Film ini menceritakan kisah keluarga marjinal yang bertahan hidup untuk mendapatkan keadilan. Seorang ayah dengan kelemahannya memiliki satu malaikat kecil, sang anak. Keduanya hidup dalam keluarga miskin dengan kebutuhan anaknya yang tengah mengenyam dunia pendidikan.

Ayah dan Malaikat Kecilnya dalam film Miracle In Cell No 7
Ayah dan Malaikat Kecilnya dalam film Miracle In Cell No 7

Banyaknya adegan mengharukan menjadi kekuatan banyaknya film ini dicari oleh para penonton. Menonton film ini memang kita akan dipaksa untuk meneteskan air mata. Resensi film yang diterbitkan oleh satu-satunya penulis wanita di Avepress ini mendapatkan perhatian yang cukup bagus.